0
News
    Home Arena Berita Featured John Herdman PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Tampil Perdana sebagai Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Janji Bawa Garuda ke Panggung Dunia - Kompas TV

    4 min read

      

    Tampil Perdana sebagai Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Janji Bawa Garuda ke Panggung Dunia

    Kompas.tv - 13 Januari 2026, 10:22 WIB


    John Herdman akhirnya tampil untuk pertama kalinya di hadapan publik Indonesia sebagai pelatih baru Timnas Indonesia dalam konferensi pers perkenalan yang digelar Selasa (13/1/2026). (Sumber: YouTube PSSITV)

    JAKARTA, KOMPAS.TV - John Herdman akhirnya tampil untuk pertama kalinya di hadapan publik Indonesia sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.

    Dalam konferensi pers perkenalan yang digelar Selasa (13/1/2026) pagi, pelatih asal Inggris itu menyampaikan pesan emosional tentang kecintaannya pada sepak bola Indonesia, keyakinannya terhadap kekuatan suporter, serta ambisinya membawa skuad Garuda ke level tertinggi sepak bola dunia.

    Konferensi pers ini menjadi momen resmi pertama Herdman setelah PSSI mengumumkan penunjukannya pada 3 Januari 2026 sebagai pengganti Patrick Kluivert.

    Sesi perkenalan tersebut sempat tertunda sehari karena alasan kesehatan dan adaptasi cuaca, sebelum akhirnya digelar hari ini.

    Herdman membuka pertemuan dengan nada santai dan hangat. Ia bahkan sempat berseloroh tentang penampilannya di televisi, sebelum masuk ke inti pesan yang ingin ia sampaikan.

    Pelatih berusia 50 tahun itu menegaskan bahwa kedatangannya ke Indonesia bukan sekadar urusan profesional, melainkan juga perjalanan hidup bersama keluarganya untuk mengenal budaya, negara, dan pengalaman sepak bola yang baru.

    “Ini adalah perjalanan yang sangat menarik bagi saya dan keluarga, datang ke budaya baru, negara baru, dan pengalaman sepak bola yang baru,” ujarnya.

    Dalam sambutannya, Herdman secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan jajaran Exco PSSI yang telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

    Ia menilai visi yang dimiliki federasi sejalan dengan ambisinya sebagai pelatih yang ingin membangun sesuatu yang besar dan berkelanjutan. 

    Menurut Herdman, proyek Timnas Indonesia adalah proyek yang penuh potensi dan layak diperjuangkan.

    "Ini akan menjadi proyek yang menarik dan bersama-sama, kita memiliki beberapa tujuan besar. Namun yang lebih penting, bagi masyarakat, para penggemar," tuturnya.

    Bagian paling kuat dari pernyataan Herdman adalah ketika ia berbicara tentang suporter dan rakyat Indonesia. 

    Ia menegaskan bahwa jutaan penggemar sepak bola Tanah Air layak melihat tim nasional mereka tampil di level tertinggi.

    “Ketika saya melihat peluang di Indonesia, saya merasa sangat jelas bahwa para fans ini, orang-orang ini, pantas berada di panggung tertinggi sepak bola dunia,” kata Herdman.

    Ia mengaku telah lama mencari proyek yang tepat dalam kariernya, dan Indonesia adalah jawaban dari pencarian tersebut.

    "Saya telah mencari sebuah proyek untuk beberapa waktu sekarang, proyek yang tepat, dan inilah dia," ucap Herdman.

    Herdman juga menceritakan latar belakangnya yang berasal dari Newcastle, sebuah kota di timur laut Inggris yang dikenal dengan budaya kerja keras dan fanatisme sepak bola.

    Menurutnya, semangat itu ia rasakan pula setiap kali melihat Timnas Indonesia dan para pendukung Garuda. Kesamaan inilah yang membuatnya merasa terhubung secara emosional dengan Indonesia.

    “Saya merasakan passion yang sama ketika melihat Garuda dan orang-orang yang mendukungnya,” ucapnya.

    Herdman menegaskan bahwa ia datang dengan membawa semangat, pengalaman, dan kualifikasi untuk membantu Indonesia melangkah lebih jauh dari yang pernah dicapai sebelumnya.

    "Saya akan membawa semangat saya, saya akan membawa pengalaman saya, untuk membantu membawa negara ini ke tempat yang mudah-mudahan belum pernah dicapai sebelumnya. Inilah saatnya," tutup Herdman.

    Sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, Herdman dikontrak dengan skema 2+2 tahun, yakni dua tahun awal dengan opsi perpanjangan hingga 2030. 

    Selain menangani Timnas Senior, ia juga dipercaya memegang kendali Timnas U23, sehingga memiliki peran strategis dalam membangun kesinambungan tim nasional.

    Target utama yang dibebankan PSSI kepada Herdman adalah membawa Indonesia melangkah jauh di Piala Asia 2027 serta mengincar tiket ke Piala Dunia 2030.

    Dalam jangka pendek, Herdman ditargetkan mempersembahkan gelar ASEAN Cup atau Piala AFF 2026.

    Tahun 2026 sendiri akan menjadi periode krusial bagi Herdman. Ia dijadwalkan melakoni debut bersama Timnas Indonesia pada FIFA Series Maret 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

    Setelah itu, ia akan memimpin Garuda di ASEAN Cup 2026 pada Juli, serta menjalani agenda FIFA Match Day pada periode September hingga November.

    Rangkaian pertandingan tersebut akan menjadi ujian awal filosofi dan pendekatan yang dibawa Herdman. 

    Komentar
    Additional JS