0
News
    Home Berita Featured Pendidikan Sekolah Rakyat Spesial

    Testimoni dari Ortu Siswa Sekolah Rakyat: Anak Rajin Salat-Tak Kecanduan HP - detik

    3 min read

     

    Testimoni dari Ortu Siswa Sekolah Rakyat: Anak Rajin Salat-Tak Kecanduan HP

    Eva Safitri - detikNews
    Senin, 12 Jan 2026 12:20 WIB

    Foto: Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) (YouTube Kemensos)
    Jakarta -

    Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengaku banyak menerima pesan haru dari orang tua mengenai perubahan sikap anaknya yang jauh lebih baik. Saifullah Yusuf menyebut para orang tua sangat berterima kasih dengan hadirnya Sekolah Rakyat.

    Hal tersebut disampaikan dalam peresmian Sekolah Rakyat yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru yang berada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Presiden Prabowo Subianto hadir langsung dalam peresmian ini.

    Mulanya, Saifullah Yusuf mengatakan para siswa kini sudah menemukan potensinya masing-masing. Para siswa ada yang menonjol di bidang sains dan teknologi, sosial hingga bidang bahasa.

    "Melalui pemetaan talenta kami menemukan potensi yang sangat beragam ada yang kuat di bidang sains dan teknologi, ada yang menonjol di bidang sosial, dan ada pula yang berbakat di bidang bahasa," ujarnya.

    Baca juga:

    Pria yang karib disapa Gus Ipul ini mengatakan hal yang sama juga ternyata dirasakan oleh para orang tua. Kata dia, para orang tua menyampaikan pesan haru terkait perubahan sikap anaknya ke arah lebih baik setelah bersekolah di Sekolah Rakyat.

    "Perubahan ini juga dirasakan oleh para orang tua siswa Sekolah Rakyat. Setelah beberapa bulan tinggal di Sekolah Rakyat, para siswa mendapatkan kesempatan untuk pulang ke rumah," ungkapnya.

    Pesan haru itu, kata Gus Ipul, terkait laporan dari orang tua mengenai anaknya yang lebih rajin salat. Bahkan, katanya, anaknya sekarang selalu mengajak anggota keluarga untuk salat.

    "Banyak pesan mengharukan yang kami terima dari para orang tua satu di antaranya terima kasih anak kami lebih rajin salatnya bahkan mengajak anak-anaknya salat, mengajak kakak-kakaknya salat," ujarnya.

    Tak hanya itu, para orang tua menyebut anaknya kini selalu bangun pagi dan membantu membereskan rumah. Ada pula anaknya yang kini tidak lagi kecanduan handphone.

    "Terima kasih anak kami sekarang bisa bangun pagi, puji Tuhan sekarang anak kami mau membantu beres-beres rumah, terima kasih sekarang ananda tidak lagi kecanduan handphone," katanya.

    Tak cukup sampai di situ, para orang tua juga melihat anaknya kini lebih percaya diri mau bersosialisasi. Para orang tua pun berterima kasih dengan adanya Sekolah Rakyat ini.

    "Terima kasih sekarang anak kami tidak lagi menyendiri mau bermain dengan teman sekitar di rumah dan lebih percaya diri," ujarnya.

    Berangkat dari itu, Gus Ipul mengaku yakin pembelajaran di Sekolah Rakyat semakin bisa dirasakan dampaknya. Terutama, katanya, bisa memulihkan harapan satu keluarga.

    "Bapak Presiden di titik ini kami yakin bahwa Pembelajaran di Sekolah Rakyat semakin bisa dirasakan dampaknya bagi siswa dan turut memulihkan harapan satu keluarga," katanya.

    Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi didukung oleh Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pekerjaan Umum, dan PT Pos Indonesia.

    Baca juga:
    Komentar
    Additional JS