0
News
    Home Amerika Serikat Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Kuba Nicolas Maduro Spesial

    Trump: Banyak Warga Kuba Tewas Saat Lindungi Nicolas Maduro - detik

    2 min read

     

    Trump: Banyak Warga Kuba Tewas Saat Lindungi Nicolas Maduro

    Haris Fadhil - detikNews
    Minggu, 04 Jan 2026 11:31 WIB
    Donald Trump (tengah)-(Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
    Washington DC -

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan banyak warga Kuba tewas ketika pasukan AS menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Trump menyebut hal itu terjadi karena Kuba selama ini bergantung pada Venezuela.

    Dilansir AFP, Minggu (4/1/2026), kedua negara Amerika Latin tersebut merupakan sekutu dekat. Venezuela dan Kuba menerapkan ideologi komunis dan bersama-sama menghadapi sanksi ekonomi AS.

    Baca juga:

    Selama beberapa dekade, Kuba sangat bergantung pada Venezuela untuk dukungan ekonomi dan bahan bakar. Menjelang serangan AS pada Sabtu (3/1), media AS menggambarkan Maduro sangat bergantung pada penasihat dan pengawal dari Kuba.

    Venezuela maupun Amerika Serikat belum merilis jumlah korban tewas dari serangan saat penangkapan Maduro. Trump hanya mengatakan tidak ada warga AS yang tewas.

    Dalam sebuah wawancara dengan The New York Post, Trump mengatakan banyak warga Kuba kehilangan nyawa. Dia mengatakan warga Kuba itu melindungi Maduro.

    "Anda tahu, banyak warga Kuba kehilangan nyawa mereka tadi malam. Apakah Anda tahu itu? Banyak warga Kuba kehilangan nyawa mereka. Mereka melindungi Maduro. Itu bukan langkah yang baik," dalam wawancara usai konferensi pers tentang serangan ke Caracas.

    Trump tidak menjelaskan lebih lanjut tentang jumlah orang yang tewas. Dia hanya menyebut Kuba sangat bergantung pada Venezuela.

    "Kuba selalu sangat bergantung pada Venezuela. Dari sanalah mereka mendapatkan uang, dan mereka melindungi Venezuela, tetapi itu tidak berjalan dengan baik dalam kasus ini," kata Trump.

    Trump juga memberi peringatan ke Havana. Namun, dia mengklaim tak akan menyerang Kuba.

    "Jika saya tinggal di Havana dan berada di pemerintahan, saya akan sedikit khawatir. Tidak (menyerang Kuba), Kuba akan runtuh dengan sendirinya. Kuba sedang dalam kondisi yang sangat buruk," kata Trump.

    Baca juga:
    Komentar
    Additional JS