0
News
    Home Ayatollah Ali Khamenei Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Iran Khamenei Spesial Venezuela

    Trump Sebut Akan Serang Iran seperti Venezuela, Incar Pemimpin - inews

    2 min read

     

    Trump Sebut Akan Serang Iran seperti Venezuela, Incar Pemimpin Khamenei?

    Anton Suhartono

    Donald Trump blak-blakan mengancam akan menyerang Iran sebagaimana militernya membombardir Venezuela (Foto: AP)

    WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump blak-blakan mengancam akan menyerang Iran sebagaimana militernya membombardir Venezuela. Dia juga memberi contoh pembunuhan pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi.

    Dalam wawancara dengan CBS News, Trump menegaskan tujuan utamanya terhadap Iran adalah menang.

    “Tujuan akhirnya adalah untuk menang. Mari kita definisikan dengan Venezuela. Mari kita definisikan dengan Al Baghdadi. Dia telah dilenyapkan," ujarnya, dikutip Rabu (14/1/2026).

    Militer AS menyerang Venezuela disertai dengan penangkapan terhadap Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores. Belum jelas apakah pernyataannya tersebut berarti AS juga akan menggulingkan rezim Iran yang kini dipimpin Ayatollah Ali Khamenei atau tidak.

    Dia berdalih tidak ingin melihat apa yang terjadi di Iran, di mana demonstrasi pecah sejak 2 pekan lalu yang merenggut ribuan nyawa.

    Trump juga menghasut para demonstran Iran untuk mengambil alih lembaga-lembaga pemerintah seraya mengklaim warganya dianiaya.

    Demonstrasi di Iran pecah sejak 28 Desember 2025 dipicu inflasi akibat melemahnya mata uang rial Iran. Unjuk rasa yang awalnya berjalan damai menyebar ke kota-kota besar lainnya disertai kerusuhan dan pembakaran.

    Kemudian pada 8 Januari, muncul Reza Pahlevi, putra Shah Iran yang digulingkan dalam Revolusi Islam pada 1979. Dia kini tinggal di pengasingan di AS. Pahlevi ikut menghasut demonstran untuk menggulingkan pemerintahan.

    Bentrokan semakin parah setelah pemerintah Iran memutus jaringan internet dan komunikasi sejak Kamis pekan lalu.

    Editor : Anton Suhartono
    Komentar
    Additional JS