UPDATE, 14 KA Masih Tertahan Pasca Banjir Kaliwungu Kendal, Petugas Fokus Normalisasi Jalur - Tribunjateng
UPDATE, 14 KA Masih Tertahan Pasca Banjir Kaliwungu Kendal, Petugas Fokus Normalisasi Jalur - Tribunjateng.com
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
Istimewa/PT KAI DAOP IV SEMARANGTRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT KAI Daop IV Semarang mengupdate kondisi penanganan jalur pasca luapan air yang terjadi di jembatan KA nomor BH 111 KM 20+7/8 petak jalan Kaliwungu – Kalibodri, Kabupaten Kendal, Kamis (15/1/2026).
Hingga saat ini, para petugas masih melakukan upaya normalisasi jalur hulu dan hilir di lokasi tersebut agar segera dapat dilalui kembali.
Pasca luapan air, pada jalur tersebut terdapat gogosan sehingga menyebabkan jalur belum dapat dilalui kereta api.
Berikut update pantauan KA pukul 23.00:
KA Hulu
- KA Kertajaya posisi Stasiun Kalibodri - lambat 132 menit
- KA Joglosemarkerto posisi Stasiun Weleri - lambat 123 menit
- KA Argo Sindoro posisi Stasiun Kalibodri - lambat 90 menit
- KA Angkutan Barang posisi Stasiun Plabuan - lambat 86 menit
- KA Kaligung posisi Stasiun Weleri - lambat 52 menit
- KA Kaligung posisi Stasiun Kaliwungu - lambat 105 menit
- KA Angkutan Barang posisi Stasiun Ujungnegoro - lambat 61 menit
- KA Majapahit posisi Stasiun Pekalongan - lambat 57 menit
- KA Ceremai Ekspres posisi Stasiun Pemalang - lambat 48 menit
KA Hilir
- KA Harina posisi Stasiun Semarang Poncol - lambat 85 menit
- KA Kalingga Cargo posisi Stasiun Semarang Tawang - lambat 115 menit
- KA Pandalungan posisi Stasiun Tegowanu - lambat 8 menit
- KA Brawijaya posisi Stasiun Alastua - lambat 14 menit
- KA Sembrani posisi Stasiun Sedadi - lambat 6 menit
PT KAI Daop IV Semarang juga terus memberikan pembaruan informasi seiring perkembangan penanganan di lokasi dan mengimbau kepada pelanggan untuk tetap mengikuti informasi resmi dari KAI.
Sebelumnya diberitakan, luapan air di petak jalan Kaliwungu– Kalibodri, tepatnya di jembatan Bangunan Hikmat (BH) 111 Km 20+7/8, Kamis (15/1/2026), berdampak langsung terhadap perjalanan kereta api di lintas Semarang–Jakarta dan sebaliknya.
Luapan air telah mencapai batas kepala rel di jalur hulu dan hilir, sehingga kedua jalur tersebut untuk sementara tidak dapat dilalui.
“Untuk keselamatan perjalanan, kami terpaksa menutup sementara jalur di lokasi tersebut. Dampaknya, sejumlah kereta api harus tertahan di stasiun terdekat,” kata Luqman.
Setidaknya ada delapan perjalanan KA terdampak. Rinciannya sebagai berikut:
KA 220 Kaligung – mengalami keterlambatan 27 menit
KA 152 Brantas – mengalami keterlambatan 34 menit
KA 91 Jayabaya – mengalami keterlambatan 17 menit
KA 186 Joglosemarkerto – tertahan di Stasiun Weleri
KA 254B Kertajaya – tertahan di Stasiun Kalibodri
KA 18 Argo Sindoro – tertahan di Stasiun Weleri
KA 95 Harina – tertahan di Stasiun Semarang Poncol
KA 221F Kaligung – tertahan di Stasiun Kaliwungu
(*)