Viral Pedagang Sate Berteriak Histeris dan Berguling-guling di Malioboro, Ini Kata Satpol PP - Kompas
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Viral di media sosial video yang menunjukkan penjual sate ayam di kawasan Malioboro berteriak histeris hingga berguling-guling pada Selasa (27/1/2026) malam.
Terkait peristiwa ini, Kepala Bidang Penegakkan Peraturan Perundang-undangan, Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto menjelaskan bahwa saat itu Satpol PP Kota Yogyakarta sedang melakukan penertiban di Malioboro khususnya di Jalan Suryatmajan.
Dia menambahkan Jalan Suryatmajan memang tidak diperkenankan untuk berjualan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL).
Baca juga: Tim Gabungan Sisir Hutan Sanggabuana, Buru Macan Tutul Jawa yang Pincang untuk Dievakuasi
“Nah pada saat teman-teman turun kurang lebih 3 mobil itu, kemudian sate-sate yang ada di sana langsung berlarian,” ujar Dodi saat dihubungi, Rabu (28/1/2029).
Dodi menuturkan, saat berlari itu nampan milik salah seorang pedagang sate tumpah, dan tak lama menangis hingga berguling-guling.
“Kan lari terus nampannya tumpah berdasarkan informasi di situ orangnya itu memang menantang (dirazia). Akhirnya seperti itu di media sosial, orang-orang di sekitar situ memvideokan,” ujar dia.
Baca juga: Upaya Menghilangkan Bau di Malioboro
Menurut Dodi, keberadaan pedagang sate memang sering dikeluhkan wisatawan maupun pemilik usaha di kawasan Malioboro karena asapnya mengganggu aktivitas di Malioboro.
“Betul, baik dari pemilik usaha di sana, wisatawan banyak mengeluhkan terkait dengan pedagang sate yang ada di sana. Juga sampahnya, yang kemarin pemkot Jogja melakukan kerja bakti melakukan pembersihan ada ditemukan di situ juga,” ujar dia.
Dia menambahkan patroli tidak hanya menyasar pedagang sate saja tetapi juga mencakup seluruh PKL yang berjualan di sekitar Jalan Malioboro.
Baca juga: Viral Siswa SMA 1 Cigemblong Terima Telur Mentah MBG, BGN Buka Suara
Penertiban dilakukan mulai dari Suryatmajan dan Jalan Pasar Kembang.
“Barangnya (diamankan) yang guling-guling di tanah itu jatuh nampannya karena lari, kita adang kami kan membuat berita acara secara administrasi supaya yang bersangkutan tidak mengulangi lagi,” ujar dia.
Dia menambahkan total PKL yang ditertibkan di Jalan Suryatmajan sebanyak 8 PKL, lalu di Jalan Pasar Kembang terdapat 5 PKL yang ditertibkan oleh Satpol PP Kota Yogyakarta.
Keluhan wisatawan
Sebelumnya, Kasi Dalops Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas menjelaskan, pihaknya banyak menerima keluhan dari wisatawan terkait asap berlebih dari pedagang sate dan pembuangan bungkus jualan yang sembarangan.
"Ada kalanya mereka itu membuangnya hanya ditaruh di tempat mereka jualan itu terus, kalau ada petugas mereka pergi, ditinggal," beber dia, Selasa (30/12/2025).
Baca juga: 5 Keran Air Siap Minum Disediakan di Malioboro untuk Kurangi Penggunaan Botol Plastik Sekali Pakai
Satpol PP Kota Yogyakarta mengamankan barang-barang dagangan para pedagang. Khusus pedagang sate, tempat panggangan diamankan.
"Ya sudah kita amankan, kita bawa ke Mako. Kalau yang lain mungkin yang diamankan kayak payung, payung besarnya untuk berjualan, terus, kursi-kursinya kita amankan juga," ujar dia.
Dia menuturkan, pihaknya banyak menerima keluhan dari wisatawan terkait asap berlebih dari pedagang sate dan pembuangan bungkus jualan yang sembarangan.
"Ada kalanya mereka itu membuangnya hanya ditaruh di tempat mereka jualan itu terus, kalau ada petugas mereka pergi, ditinggal," beber dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang