Warren Buffett Ungkap Alasan Anak yang Lahir di AS Jadi Generasi Paling Beruntung - Viva
Warren Buffett Ungkap Alasan Anak yang Lahir di AS Jadi Generasi Paling Beruntung
Jakarta, VIVA – Investor legendaris, Warren Buffett, mengklaim anak-anak yang lahir di Amerika Serikat (AS) saat ini sebagai generasi paling beruntung dalam sejarah. Penyatan bos Barkshire Hathaway ini meruju pada kekuatan sistem ekonomi pasar AS yang menurutnya mampu menciptakan kekayaan dan peluang lintas generasi.
Pandangan tersebut disampaikan Buffett dalam surat tahunan kepada pemegang saham Berkshire Hathaway Inc. pada tahun 2016. Kata Buffett, pencapaian ekonomi AS jauh melampaui ekspektasi para pendiri negara berkat kombinasi talenta manusia, imigran yang ambisius, serta kuatnya supremasi hukum.
Buffett menyebut para pendiri awal AS sebagai perintis yang berani mengambil risiko karena berhasil membangun sistem yang mampu melepaskan potensi manusia. Menurutnya, sistem tersebut akan terus bekerja di masa depan karena didukung inovasi dan kelimpahan modal.
“Penciptaan ekonomi ini akan terus menghasilkan peningkatan kekayaan bagi keturunan kita (AS) jauh ke masa depan. Saya akan mengulangi apa yang pernah saya katakan di masa lalu dan akan saya katakan lagi di tahun-tahun mendatang 'Bayi yang lahir di Amerika hari ini adalah generasi paling beruntung dalam sejarah', ” tulis Buffett dikutip dari Yahoo Finance pada Minggu, 4 Januari 2025.
Di satu sisi, Buffett tidak menyangkal masih banyak warga AS mengandalkan utang untuk membeli rumah, mobil, dan aset lainnya. Namun, perilaku tersebut Buffett menilai hal tersebut tidak menggerus kekayaan nasional secara keseluruhan.
Ia menjelaskan, ketika seseorang gagal membayar kewajiban maka kepemilikan aset biasanya berpindah ke lembaga keuangan AS lalu dijual kembali kepada pembeli di dalam negeri. Ia mengutip pernyataan Gertrude Stein bahwa uang itu selalu ada, hanya saja kantongnya yang berpindah.
“Kekayaan negara kita tetap utuh,” ujar Buffett.
Buffett juga menyoroti perintis negara Paman Sam telah membangun universitas-universitas terkemuka, pusat medis kelas dunia, pabrik yang sangat produktif, jutaan rumah, serta lahan pertanian yang luas. Menurutnya, seluruh pencapaian merupakan bukti keberhasilan sistem ekonomi AS.
“Semuanya merepresentasikan keuntungan bersih bagi warga Amerika dibandingkan kondisi tanah tandus, bangunan primitif, dan output yang minim pada tahun 1776,” lanjutnya.