0
News
    Home Berita Bibit 92P BMKG Featured Lintas Peristiwa Siklon Tropis Luana Spesial

    Waspada, BMKG: Siklon Tropis Luana dan Bibit 92P Picu Hujan Sangat Lebat Hari Ini - Kompas TV

    5 min read

     

    Waspada, BMKG: Siklon Tropis Luana dan Bibit 92P Picu Hujan Sangat Lebat Hari Ini

    Ilustrasi hujan lebat (Sumber: Envato/Chalabala)

    JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (25/1/2026).

    Kehadiran dua fenomena atmosfer sekaligus, yakni Siklon Tropis Luana dan Bibit Siklon Tropis 92P, menuntut peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, terutama di kawasan timur Indonesia dan sebagian wilayah barat.

    Prakirawan BMKG, Wahyu Annisa, mengungkapkan bahwa dinamika atmosfer hari ini dipengaruhi kuat oleh posisi Siklon Tropis Luana yang berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Pusaran angin ini bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 35 knot.

    Selain Luana, BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Karpentaria, sebelah selatan Papua Selatan. Bibit siklon ini memiliki peluang kategori sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, sembari bergerak memasuki daratan Australia.

    "Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia," ujar Wahyu dalam keterangan resmi BMKG, Sabtu (24/1).

    Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Minggu 25 Januari 2026: Siklon Tropis Luana Picu Hujan Sejumlah Wilayah

    Zona Merah Hujan Lebat dan Angin Kencang

    Dampak paling nyata dari himpitan sistem tekanan rendah ini menyasar wilayah Papua. Wahyu menekankan perlunya kewaspadaan ekstra terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang membayangi wilayah Papua Pegunungan.

    Tak hanya di pegunungan, wilayah Merauke juga diprediksi mengalami hujan yang disertai petir. Sementara itu, wilayah Nabire berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.

    Peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot diprakirakan menerpa Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT, serta wilayah Laut Arafuru dan Papua Selatan.

    Pertemuan angin (konfluensi) dan perlambatan massa udara (konvergensi) yang terbentuk akibat siklon ini memicu pertumbuhan awan hujan masif di sekitar Laut Sawu, Laut Flores, hingga pesisir barat Samudra Pasifik utara Pulau Halmahera.

    Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Jabodetabek 25–28 Januari 2026, Waspada Hujan Lebat di Wilayah-Wilayah Ini

    Cuaca per Wilayah

    Papua

    • Papua Pegunungan: hujan lebat-sangat lebat
    • Merauke: hujan disertai petir
    • Nabire: hujan sedang
    • Jayapura, Manokwari: hujan ringan
    • Papua Selatan: angin kencang

    Nusa Tenggara

    • NTB, NTT: hujan ringan-sedang, angin kencang di perairan selatan

    Jawa

    • Jakarta: hujan sedang
    • Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: hujan ringan

    Sumatra

    • Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung: hujan ringan
    • Medan: berawan
    • Banda Aceh: cerah berawan

    Kalimantan

    • Palangkaraya, Tanjung Selor: hujan ringan
    • Banjarmasin, Samarinda: berawan
    • Pontianak: udara kabur

    Sulawesi

    • Makassar, Mamuju: hujan ringan
    • Kendari: udara kabur
    • Manado: berawan

    Bali

    • Denpasar: berawan

     


    Komentar
    Additional JS