Yasid Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar Belum Ditemukan, Penyisiran Diperluas - Kompas
KARANGANYAR, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan memperluas area pencarian terhadap Yasid Ahmad Firdaus, warga Colomadu, yang dilaporkan hilang saat mendaki Bukit Mongkrang, Karanganyar, Jawa Tengah, sejak Minggu (18/1).
Jumlah personel pencarian juga ditambah dari 120 menjadi 160 orang.
Koordinator SAR Operasi Pencarian Survivor dari Basarnas, Yohan Tri Anggoro, menyatakan pencarian memasuki hari ketiga.
Sebanyak 160 personel dari berbagai unsur SAR dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).
Baca juga: Seorang Pendaki Dikabarkan Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar, Jalur Pendakian Ditutup
"Personel kami bagi ke beberapa SRU, antara lain untuk pengoperasian kamera drone, penyisiran jalur pendakian, serta tim vertical rescue," ujar Yohan, Selasa (20/1) pagi.
Pihaknya juga memperluas area pencarian dari radius 400 meter menjadi 600 meter dari titik awal hilangnya korban.
Rencana pencarian juga akan menjangkau Bukit Mitis di sebelah barat Bukit Mongkrang.
Baca juga: Tim SAR Bertahan di Bukit Bulusaraung dalam Pencarian Pesawat ATR 42-500
"Perluasan area ini dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisis lapangan. Kami juga mempertimbangkan kemungkinan korban berpindah jalur," tambahnya.
Kendala Cuaca dan Kronologi Hilangnya Pendaki
Proses pencarian terkendala cuaca buruk berupa kabut tebal yang membatasi jarak pandang dan menghambat pergerakan tim.
"Cuaca sangat berpengaruh. Saat ini kabut cukup tebal sehingga jarak pandang terganggu, namun pencarian tetap kami lanjutkan dengan mengutamakan keselamatan personel," tutup Yohan.
Yasid mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga rekannya, Cahya, Salman, dan Riyan, pada Minggu (18/1) pagi sekitar pukul 06:00 WIB.
Baca juga: Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar, Tim SAR Lacak IMEI Ponsel Korban
Hingga pukul 11:30 WIB, korban belum turun dari bukit.
Menurut keterangan rekan korban, mereka mendaki sekitar pukul 06:30 dan tiba di puncak pukul 08:00 WIB.
Keempat pendaki tersebut turun bersama-sama.
"Mereka terpisah di atas Pos 3, dengan formasi pertama Salman, kedua Cahya, ketiga survivor, dan keempat Riyan. Salman dan Cahya menunggu kedua rekannya di basecamp, dan yang datang hanya Riyan di posisi barisan paling belakang. Karena itu mereka melaporkan ke petugas bascame jika survivor belum kembali," jelas Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang