0
News
    Home Berita CPNS Featured Pendidikan Pendidikan Tinggi Sekolah Kedinasan Spesial

    Ada 2 Sekolah Kedinasan Baru 2026, Kuliah Gratis dan Lulusannya Pasti CPNS - Kompas

    10 min read

     

    Ada 2 Sekolah Kedinasan Baru 2026, Kuliah Gratis dan Lulusannya Pasti CPNS




    Sandra Desi Caesaria,
    Mahar Prastiwi

    Tim Redaksi

    KOMPAS.com - Peluang untuk lolos masuk sekolah kedinasan dan lulus menjadi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil), kini bertambah besar karena ada dua sekolah baru.

    Dua Kementerian tengah mempersiapkan pembukaan sekolah kedinasan yang lulusannya disiapkan menjadi CPNS.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Tahun lalu, pendaftaran sekolah kedinasan terbuka untuk 29 sekolah dari tujuh kementerian.

    Pendaftaran dibuka secara serentak melalui satu portal seleksi sekolah kedinasan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Beberapa tahun ini, seleksi dibuka antara bulan Mei-Juni.

    Populasi Semakin Menyusut, China Siapkan Robot Kerja di Pabrik dan Rawat Lansia

    Kepopuleran sekolah kedinasan sangat tinggi, hampir seperti seleksi masuk PTN (perguruan tinggi negeri). Sebab lulusan sekolah kedinasan diangkat langsung menjadi CPNS.

    Baca juga: Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan Poltekpin 2026, Lulus Jadi CPNS Kemenkum

    Selain itu, tak ada biaya kuliah selama menempuh pendidikan. Serta ada fasilitas asrama dan pembelajaran lengkap bagi mahasiswa atau taruna.

    Karena itu, ke depan bakal ada kesempatan luas dengan dua sekolah kedinasan yang siap berdiri.

    2 sekolah kedinasan baru 2026, siap dibuka

    Kedua sekolah kedinasan baru ini merupakan pecahan dari Kemenkumham.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Baca juga: Pemerintah Janji Angkat 630.000 Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK

    Pada tahun 2024, Kemenkumham melebur dua sekolah kedinasan yang sudah ada. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) dilebur menjadi Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).

    Tujuan peleburan dua kampus ini untuk meningkatkan efisiensi dan mengintegrasikan pendidikan vokasi di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan.

    Namun Presiden Prabowo memecah Kemenkumham menjadi tiga kementerian. Yaitu Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

    Saat ini, kewenangan Poltekpin dikelola oleh Kementerian Hukum.

    Sementara ada prodi yang berkaitan dengan keimigrasian yang lebih pas dikelola Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

    Baca juga: Kapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026? Bisa Kuliah Gratis Lulus Jadi CPNS

    Baru-baru ini Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sudah mendapat lampu hijau dari Kemdiktisaintek untuk pendirian sekolah kedinasan baru. Berikut rangkuman Kompas.com:

    1. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin)

    Poltekpin sedang dipersiapkan dengan matang agar bisa dibuka tahun ini. Persiapan tersebut mencakup penerimaan mahasiswa baru, penataan kelembagaan, pengalihan sumber daya manusia, serta pengembangan sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani menyampaikan bahwa tahapan persiapan dimulai setelah terbitnya izin dan keputusan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk empat program studi Hukum Terapan.

    Baca juga: Pemerintah Janjikan Tunjangan Rp 2 Juta untuk Guru Madrasah, tapi Ada Syaratnya

    Saat ini, permohonan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Poltekpin masih dalam proses dan menunggu keputusan Panitia Seleksi Perguruan Tinggi Kementerian dan Lembaga (PTKL) yang diperkirakan terbit pada Maret.

    “Target pengumuman penerimaan mahasiswa baru ditargetkan dapat dilaksanakan pada akhir Maret,” ujar Kepala BPSDM Hukum, dilansir dari laman resmi Kementerian Hukum yang diakses pada Jumat, (13/2/2026).

    Poltekpin akan membuka empat formasi dengan total kuota sebanyak 200 calon mahasiswa.

    Baca juga: 6 Sekolah Kedinasan Akreditasi Unggul, Lulus Jadi CPNS dan TNI

    2. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas)

    Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia menyampaikan jika dalam waktu dekat, Kemenimipas akan segera membentuk Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.

    Pembentukan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan SDM yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan tugas keimigrasian dan pemasyarakatan.

    "Saya dapat kabar baik, kabar yang menggembirakan dari kepala BPSDM, yang telah menerima salinan keputusan Kemdiktisaintek terkait dengan izin pembukaan prodi pada Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan," Katanya, saat hadir di Hari Bakti Imigrasi ke-76, dilansir dari tayangan Facebook Kemenimipas.

    Baca juga: 165.884 Kuota Mahasiswa Baru PMB PTKIN 2025, Seleksi mulai Januari-Mei

    "Dengan terbitnya surat keputusan ini dan ditambah Peraturan menteri terkait organisasi dan tata kerja politeknik yang sudah ditandatangani pak menteri, maka bisa memulai lagi untuk mengelola Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan ini," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala BPSDM Kementerian Imipas, Aman Riyadi, menyampaikan pentingnya penyesuaian status sekolah kedinasan Poltekip akibat perubahan organisasi di kementerian.

    “Dengan adanya perubahan struktur pada kementerian sebelumnya, status Poltekip sebagai sekolah kedinasan perlu disesuikan agar tetap selaras dengan regulasi dan kebutuhan instansi,” ujarnya, dilansir dari laman Ditjenpas, Sabtu (14/2/2026).

    Baca juga: Kisah Suami Istri Dosen, Unggul-Dian Diangkat Jadi Profesor pada Hari yang Sama

    Aman menerangkan nantinya para Taruna Poltekip yang lulus akan disiapkan lebih banyak menduduki jabatan Pembimbing Kemasyarakatan.

    Tujuannya untuk menyongsong implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru.

    “Perubahan ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan lulusan Poltekip agar lebih siap menghadapi tantangan dalam Sistem Pemasyarakatan yang makin berkembang,“ tambahnya.

    Pihak Kemenimipas telah menganalisis kebutuhan ASN lulusan Poltekip agar memiliki distribusi yang seimbang dan pola karier yang jelas.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS