0
News
    Home Berita Featured Purbaya Yudhi Sadewa Spesial Wamenkeu

    Bantah 'Tukar Guling' Wamenkeu, Purbaya: Daripada Pusing Cari - Beritasatu

    2 min read

     

    Bantah 'Tukar Guling' Wamenkeu, Purbaya: Daripada Pusing Cari


    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal isu “tukar guling” jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono di lingkup kementerian dan Bank Indonesia. Penempatan Juda sebagai wakil menteri keuangan (wamenkeu) yang menggantikan Thomas Djiwandono bukan pertukaran jabatan yang disengaja. Menurutnya, keputusan tersebut murni didasarkan pada kecocokan kapasitas dan kebutuhan institusi. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

    Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal isu “tukar guling” jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono di lingkup kementerian dan Bank Indonesia.

    Purbaya menegaskan, penempatan Juda sebagai wakil menteri keuangan (wamenkeu) yang menggantikan Thomas Djiwandono bukan pertukaran jabatan yang disengaja. Menurutnya, keputusan tersebut murni didasarkan pada kecocokan kapasitas dan kebutuhan institusi.

    “Bukan tukar guling. Kebetulan saja kemampuan Pak Juda bisa menggantikan Pak Thomas. Jadi taruh di situ, daripada saya pusing-pusing cari,” ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

    Dalam skema tersebut, Thomas Djiwandono kini menempati posisi deputi gubernur Bank Indonesia, jabatan yang sebelumnya ditinggalkan Juda Agung. Purbaya menilai keduanya sama-sama kompeten dan mampu menjalankan peran barunya dengan baik.

    Ia juga menegaskan, penunjukan Juda Agung sebagai wamenkeu merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Sebagai menteri, Purbaya menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan tersebut.

    Menurut Purbaya, latar belakang Juda sebagai teknokrat dengan pengalaman panjang di Bank Indonesia membuatnya dinilai tepat untuk memperkuat jajaran pimpinan Kementerian Keuangan.

    “Tugasnya tinggal memantapkan apa yang sudah ada sekarang. Tempat saya kan banyak PR, pajak, bea cukai. Pak Juda kan sektor finansial dan internasional, mirip dengan tugas Pak Thomas sebelumnya,” jelas Purbaya.

    Selain itu, Juda Agung juga akan diberi mandat untuk memantau perkembangan pasar keuangan, termasuk aktivitas Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia juga akan menjalankan fungsi sebagai pejabat ex officio Kementerian Keuangan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    “Kami minta dia memastikan integritas pasar tetap terjaga, praktik bisnis yang baik dijalankan oleh bursa maupun OJK dalam fungsi pengawasannya,” pungkas Purbaya.


    Komentar
    Additional JS