0
News
    Home Berita Featured Keuangan Spesial

    Bayar Utang hingga Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun jadi Rp2.608 Triliun - SindoNews

    4 min read

     

    Bayar Utang hingga Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun jadi Rp2.608 Triliun


    Senin, 09 Februari 2026 - 08:46 WIB


    Bank Indonesia (BI) merilis posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026. FOTO/dok.SindoNews

    JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 sebesar USD154,6 miliar atau setara Rp2.608 triliun lebih rendah dibandingkan posisi pada akhir Desember 2025 sebesar USD156,5 miliar.

    Direktur Eksekutif, Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, mengurusi posisi cadangan devisa pada akhir Januari 2026 setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

    Baca Juga: Lepas Ketergantungan Dolar AS, BRICS Siapkan Arah Baru di KTT 2026

    Ramdan menekankan ada sejumlah instrumen keuangan yang mempengaruhi jumlah cadangan devisa di bulan pertama 2026. Pertama, karena dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah.

    "Dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat," kata Ramdan dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).

    Adapun, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
    Bank Indonesia jug meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

    Baca Juga: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp744 Triliun, Melebihi Defisit APBN 2025

    Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Ramdan.

    (nng)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Daftar 5 jalan Tol RI...

    Daftar 5 jalan Tol RI Siap Dijual, Target Hingga Rp2,98 Triliun

    Komentar
    Additional JS