0
News
    Home Badan Gizi Nasional Berita DPR Featured Spesial

    BGN dan DPR RI Dorong Generasi Sehat lewat MBG di Desa Susut - Indobalinews

    3 min read

     

    BGN dan DPR RI Dorong Generasi Sehat lewat MBG di Desa Susut


    Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis oleh Badan Gizi Nasional dan Charles Honoris di Wantilan Desa Adat Susut Tabanan Bali. /Dok. Charles.

    INDOBALINEWS - Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan di berbagai daerah. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menggelar sosialisasi program di Wantilan Desa Adat Susut, Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (20/2).

    Kegiatan ini dihadiri Kepala KPPG Wilayah Bali, NTT, dan NTB Mursina Wahyuningsih Daeng, anggota DPRD Tabanan Putu Yuni Widyadnyani, serta para peserta undangan dari unsur masyarakat. Charles Honoris mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.

    Dalam sambutannya, Charles menegaskan bahwa BGN harus lebih aktif dan strategis dalam memastikan kebijakan gizi nasional benar-benar menjangkau masyarakat, khususnya kelompok rentan termasuk anak-anak. Menurutnya, kebijakan yang baik tidak cukup hanya tertuang dalam regulasi, tetapi harus hadir secara nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

    Baca Juga: Badan Gizi Nasional Gelar Sosialisasi MBG di Desa Wisata Pinge Tabanan

    "Program ini merupakan harapan untuk anak-anak Indonesia agar mendapatkan gizi yang baik. selain itu, dengan gizi yang baik diharapkan dapat menjadikan anak-anak Indonesia menjadi generasi emas dan menjadi kekuatan ekonomi di dunia." Ujarnya

    Ia juga menekankan bahwa BGN tidak cukup hanya berperan sebagai regulator, melainkan harus menjadi motor edukasi gizi nasional. BGN diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari pola konsumsi makanan ultra-proses yang berisiko terhadap kesehatan.

    Charles turut mengingatkan meningkatnya penyakit tidak menular seperti kanker, stroke, dan gagal ginjal yang berkaitan erat dengan konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih. Oleh karena itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam mengarahkan anak-anak memilih makanan sehat sesuai panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Sosialisasi ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat edukasi gizi, memastikan pemerataan pemenuhan nutrisi, serta membangun fondasi sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Program MBG diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan generasi Indonesia yang cerdas, kuat, dan siap menghadapi masa depan.***

    Baca Juga: Jelang Perundingan Nuklir, AS Tambah Aset Militer di Israel dan Tarik Diplomat dari Lebanon

    Baca Juga: BMKG: Gelombang 4 Meter dan Angin 45 Km/Jam Intai Bali, Status Awas Berlaku 24–26 Februari


    Komentar
    Additional JS