0
News
    Home Berita Featured LPG Spesial

    BREAKING NEWS: Harga Gas Elpiji 3 Kg di Parigi Moutong Meroket, Pengecer Jual Hingga Rp70 Ribu - Tribunpalu

    6 min read

     

    BREAKING NEWS: Harga Gas Elpiji 3 Kg di Parigi Moutong Meroket, Pengecer Jual Hingga Rp70 Ribu - Tribunpalu.com

    Harga LPG 3 KG Meroket


    Di Desa Dolago, Kecamatan Parigi Selatan, pengecer membeli dari pangkalan dengan harga Rp30–35 ribu per tabung.

    BREAKING NEWS: Harga Gas Elpiji 3 Kg di Parigi Moutong Meroket, Pengecer Jual Hingga Rp70 Ribu

    Handover

    Harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Parigi Moutong mengalami lonjakan signifikan di tingkat pengecer. 

    Ringkasan Berita:
    • Harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Parigi Moutong mengalami lonjakan signifikan di tingkat pengecer. 
    • Hasil pemantauan menunjukkan harga bervariasi antara Rp40 ribu hingga Rp70 ribu per tabung, sementara harga di pangkalan hanya sekitar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per tabung. 
    • Di beberapa daerah, seperti Desa Dolago dan Tindaki, harga di pengecer lebih tinggi dibandingkan harga subsidi di pangkalan.

    Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

    TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Parigi Moutong mengalami lonjakan signifikan di tingkat pengecer.

    Hasil pemantauan di beberapa kecamatan menunjukkan harga eceran bervariasi antara Rp40 ribu hingga Rp70 ribu per tabung.

    Di Desa DolagoKecamatan Parigi Selatan, pengecer membeli dari pangkalan dengan harga Rp30–35 ribu per tabung.

    Sementara masyarakat biasa mendapat harga subsidi Rp27 ribu per tabung di pangkalan.

    Namun di tingkat pengecer, tabung gas dijual kembali dengan harga Rp50–60 ribu per tabung.

    Di Desa TindakiKecamatan Parigi Selatan, harga di pengecer berkisar Rp40–50 ribu per tabung.

    Rekomendasi Untuk Anda

    Kenaikan harga di pengecer dipicu oleh kerap kosongnya stok di pangkalan, sehingga masyarakat terpaksa membeli dengan harga lebih tinggi.

    Baca juga: Wabup Sigi Buka Fun Climbing Ramadhan 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

    Di Kecamatan Bolano Lambunu, pangkalan menjual Rp35 ribu per tabung, tetapi pengecer menjual mulai Rp50 ribu hingga Rp70 ribu.

    Selisih harga yang signifikan membuat masyarakat mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

    Stok gas yang terbatas di pangkalan menjadi faktor utama yang mendorong harga eceran meroket di sejumlah wilayah.

    Selain itu, tingginya permintaan masyarakat terhadap gas elpiji 3 kilogram turut memperkuat posisi pengecer untuk menjual dengan harga lebih tinggi.

    Harga eceran yang melonjak ini diperkirakan akan mempengaruhi biaya rumah tangga, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah.

    Kondisi ini juga menimbulkan tekanan pada sistem distribusi gas elpiji di Kabupaten Parigi Moutong.

    Jika pasokan tidak segera stabil, harga eceran kemungkinan akan tetap tinggi dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

    Peninjauan dan pengawasan distribusi serta harga gas elpiji menjadi penting agar kebutuhan pokok tetap terjangkau.

    Baca juga: APPMBGI Sulteng Gerak Cepat Buka Layanan Aduan MBG di Tengah Sorotan Menu Ramadan

    Langkah cepat dari pemerintah daerah diperlukan untuk menstabilkan stok di pangkalan dan menekan harga eceran di pengecer.

    Kenaikan harga gas ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat yang mengandalkan elpiji 3 kilogram untuk memasak sehari-hari. (*)

    Komentar
    Additional JS