0
News
    Home Berita Campak Featured Kesehatan Spesial Tips & Tricks Wortel

    Campak Bikin Anak Sensitif Cahaya, Apa Konsumsi Wortel Dapat Membantu? - Liputan6

    8 min read

     

    Campak Bikin Anak Sensitif Cahaya, Apa Konsumsi Wortel Dapat Membantu?

    Mata anak lebih sensitif terhadap cahaya bisa jadi salah satu gejala campak, apa ada kaitannya dengan penurunan vitamin A?

    Campak Bikin Anak Sensitif Cahaya, Apa Konsumsi Wortel Dapat Membantu? Foto dibuat oleh AI.
    Paling sering ditanyakan
    • Apa penyebab fotofobia pada anak yang terkena campak?
    • Apakah kekurangan vitamin A menyebabkan fotofobia?
    • Bisakah wortel menggantikan suplemen vitamin A untuk pengobatan campak?
     Baca artikel ini 5x lebih cepat

    Liputan6.com, Jakarta - Salah satu gejala campak yang kerap dialami anak adalah sensitif terhadap cahaya atau fotofobia.

    “Gejala sensitif terhadap cahaya? Ya, sebetulnya tidak melulu hanya campak, kalau demam tinggi anak juga fotofobi, suka kicep-kicep (kedip-kedip) enggak suka lampu,” kata dokter spesialis anak subspesialis Infeksi dan penyakit tropis, Profesor Anggraini Alam kepada Health Liputan6.com dalam webinar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Sabtu (28/2/2026).

    Dia menambahkan, infeksi campak juga dapat menurunkan kadar vitamin dalam tubuh dan memicu masalah mata. Namun, fotofobia ini tidak terjadi akibat penurunan vitamin A tersebut.

    “Bukan kurang vitamin A, berbeda, kalau kurang vitamin A itu bukan sensitif terhadap cahaya, tapi kebalikannya, malah tidak sensitif, rabun senja. Begitu cahaya redup, maka dia bisa nabrak-nabrak.”

    Dengan kata lain, fotofobia lebih berkaitan dengan demam dan bukan akibat dari penurunan vitamin A. Pasalnya, anak yang campak umumnya mengalami gejala demam tinggi, batuk pilek, disertai mata merah.

    Lantas, apakah konsumsi wortel dapat membantu masalah fotofobia?

    Menurut Anggraini, konsumsi wortel tidak membantu mengatasi fotofobia melainkan dapat membantu menambah asupan vitamin A.

    “Siklus campak memang menurunkan vitamin A, tapi apakah konsumsi wortel dapat membantu? Kita hitung dulu satu wortel itu berapa IU karena yang diberikan itu harus 100 ribu sampai 200 ribu IU. Saya jadi pengen tahu berapa wortel sampai sama dengan 100 ribu atau 200 ribu IU, tentu kita tidak minta satu pick up wortel untuk dimakan anaknya,” kata Ketua IDAI Jawa Barat itu.

    Wortel Tak Dapat Gantikan Suplemen Vitamin A

    Ia pun menemukan data bahwa kandungan vitamin A dalam wortel cukup tinggi. Namun, vitamin A yang diberikan kepada pasien campak tidak bisa serta-merta diganti dengan wortel.

    “Vitamin A yang diberikan larut dalam minyak, sudah ada minyaknya sehingga penyerapannya jauh lebih baik. Jadi jangan sampai ada anggapan mengobati campak cukup dengan wortel saja, memang harus dalam bentuk (suplemen) vitamin A dengan dosis sesuai usia,” ujarnya.  

    Manfaat Pemberian Vitamin A Rutin

    Campak yang menggerus vitamin A dalam tubuh bisa membuat mata menjadi kering. Kelainan mata akibat campak seperti kerusakan kornea dapat berujung pada disabilitas netra. Masalah ini terjadi terutama pada anak-anak malnutrisi yang mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin A.

    Alhamdulillah di Indonesia ini setiap Februari dan Agustus balita diberikan vitamin A sehingga anak Indonesia enggak ada yang buta atau korneanya kering gara-gara campak.”

    Pemberian vitamin A rutin menjadi hal penting untuk menjaga kesehatan mata anak termasuk dari bahaya campak.

    Belajar dari kasus di India, Anggraini mengatakan bahwa di negara tersebut balita tidak mendapat vitamin A rutin sehingga disabilitas netra terjadi pada anak yang terkena campak.

    “Tidak sebagaimana di India yang banyak menemukan kebutaan karena campak,” ucapnya.


    Komentar
    Additional JS