0
News
    Home Badan Gizi Nasional Berita Featured Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto Spesial

    Kepala BGN Ungkap Pesan Prabowo, Jangan Ada Korupsi Program MBG - Kompas

    4 min read

     

    Kepala BGN Ungkap Pesan Prabowo, Jangan Ada Korupsi Program MBG

    Firda Janati,
    Dani Prabowo

    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto untuk tetap memegang teguh integritas serta menghindari praktik korupsi dalam setiap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Menurut Dadan, dua prinsip tersebut bukan sekadar pesan personal, tetapi nilai dasar yang harus diinternalisasi oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan BGN dari pusat hingga ke daerah.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    "Sebelum saya bergabung dengan Pak Presiden Subianto, saya hanya diberi pesan dua dan saya kira ini relevan untuk Anda semua, yang membantu saya itu adalah Pak Presiden, hanya menitipkan dua hal, satu merah putih di dada dan tidak boleh korupsi," kata Dadan saat sosialisasi regulasi kepegawaian di BGN, Jumat (27/2/2026) dikutip dari keterangan pers.

    Baca juga: Muncul MBG TV, Nanik: Tidak Ada Kaitan Apa Pun dengan BGN

    Dadan mengingatkan agar kewenangan yang dimiliki tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau keuntungan sesaat.

    Prabowo Optimistis Trump Bisa Bawa Perdamaian Sejati di Gaza

    "Jadi mohon Anda semua, karena menjadi Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) memiliki kewenangan di daerah," tuturnya.

    Ia menekankan pentingnya berpikir jangka panjang dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan individu.

    Baca juga: Guyoni Fahri Hamzah, Prabowo: Kalau Sudah Berdiri 3 Juta Rumah, Boleh Senyum-senyum

    "Jangan gunakan kewenangan itu untuk mengambil keuntungan sesaat, kita harus berpikir jangka panjang," tegasnya.

    Lebih lanjut, Dadan juga meminta jajaran pimpinan, termasuk Kepala Biro SDMO dan Sekretaris Utama BGN, untuk mengambil tindakan tegas apabila terdapat indikasi penyimpangan sekecil apa pun.

    Menurut Dadan, masih banyak masyarakat yang ingin bekerja di BGN dibandingkan harus mempertahankan pegawai yang bermain curang.

    "Jangan ragu-ragu kalau ada yang tercium bermain kecil saja, saya kira buang saja karena masih banyak orang yang mau," tegas Dadan.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS