0
News
    Home Berita Featured Fenomena Fenomena Alam Gerhana Matahari Cincin Spesial

    Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Ini Jadwal dan Jalur Lintasannya - MerahPutih

    6 min read

      

    Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Ini Jadwal dan Jalur Lintasannya



    MerahPutih.com - Gerhana matahari cincin akan menjadi salah satu fenomena astronomi paling dinantikan pada 17 Februari 2026.

    Peristiwa langka ini menghadirkan pemandangan unik ketika Matahari tampak seperti cincin bercahaya di langit, akibat tertutup Bulan yang tidak sepenuhnya menutupi piringan Matahari.

    Fenomena ini menarik perhatian astronom dan pengamat langit di berbagai belahan dunia karena hanya dapat disaksikan dari wilayah tertentu.

    Lalu, kapan waktu terjadinya gerhana matahari cincin 2026 dan di mana saja lokasinya bisa diamati? Berikut ulasan lengkapnya.

    Gerhana Matahari Cincin

    Apa Itu Gerhana Matahari Cincin?

    Gerhana matahari cincin terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, namun posisi Bulan berada pada jarak terjauh dari Bumi (apogee). Akibatnya, ukuran tampak Bulan terlihat lebih kecil sehingga tidak mampu menutupi Matahari secara penuh.

    Kondisi inilah yang membuat tepi Matahari tetap terlihat, membentuk lingkaran cahaya menyerupai cincin api atau dikenal sebagai ring of fire. Fenomena ini berbeda dengan gerhana matahari total yang menutup Matahari sepenuhnya.

    Waktu Terjadinya Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026

    Mengacu pada data astronomi dari Time and Date, rangkaian gerhana matahari cincin pada 17 Februari 2026 akan berlangsung dengan tahapan sebagai berikut:

    Gerhana sebagian mulai:

    • Pukul 09.56 UTC atau 16.56 WIB

    Fase gerhana cincin dimulai:

    • Pukul 11.42 UTC atau 18.42 WIB

    Puncak gerhana cincin:

    • Pukul 12.12 UTC atau 19.12 WIB

    Gerhana cincin berakhir:

    • Pukul 12.41 UTC atau 19.41 WIB

    Gerhana sebagian berakhir:

    • Pukul 14.27 UTC atau 21.27 WIB

    Sayangnya, meski waktunya bertepatan dengan malam hari di Indonesia, gerhana matahari cincin ini tidak dapat disaksikan dari wilayah Tanah Air.

    Gerhana
    Gerhana Matahari terlihat di kawasan Balai Kota Solo, Kamis (20/4). (MP/Ismail)

    Daftar Wilayah yang Dilalui Gerhana Matahari Cincin

    Berdasarkan informasi dari NASA Science, jalur utama atau antumbra gerhana matahari cincin 17 Februari 2026 hanya melintasi wilayah Antarktika. Pengamat yang berada tepat di jalur ini dapat menyaksikan fase cincin secara sempurna.

    Sementara itu, gerhana matahari sebagian masih dapat diamati dari beberapa wilayah lain, di antaranya:

    • Afrika bagian selatan
    • Chile dan Argentina (Amerika Selatan bagian selatan)
    • Samudra Atlantik
    • Samudra Pasifik
    • Samudra Hindia

    Indonesia tidak termasuk wilayah yang dilewati jalur gerhana, sehingga fenomena ini tidak terlihat langsung dari Indonesia, baik secara penuh maupun sebagian.

    Durasi dan Keunikan Gerhana Matahari Cincin 2026

    Pada peristiwa ini, Bulan diperkirakan akan menutupi hingga 92 persen permukaan Matahari. Fase cincin sendiri berlangsung sekitar 2 menit 19 detik, menjadikannya momen singkat namun sangat berharga bagi pengamat di lokasi yang tepat.

    Keunikan utama gerhana matahari cincin 2026 terletak pada posisinya yang sangat selatan, menjadikannya hanya bisa disaksikan secara optimal dari kawasan kutub selatan Bumi.

    Gerhana Matahari Cincin dalam Rangkaian Fenomena Astronomi Februari 2026

    Gerhana matahari cincin bukan satu-satunya fenomena astronomi yang menghiasi langit Februari 2026. Sepanjang bulan tersebut, langit akan diramaikan oleh berbagai peristiwa menarik, antara lain:

    1. Bulan Purnama (Full Moon)

    Puncak bulan purnama terjadi pada 2 Februari 2026, menjadi momen ideal untuk observasi dan fotografi langit malam.

    2. Puncak Hujan Meteor Alpha Centaurid

    Hujan meteor ini aktif dari 31 Januari hingga 20 Februari 2026, dengan puncaknya pada 8 Februari 2026, menghasilkan sekitar enam meteor per jam di belahan bumi selatan.

    3. Gerhana Matahari Cincin

    Fenomena utama pada 17 Februari 2026, meski tidak dapat diamati dari Indonesia.

    4. Parade Enam Planet

    Pada 28 Februari 2026, enam planet Merkurius, Venus, Saturnus, Jupiter, Uranus, dan Neptunus akan tampak berjejer di langit. Beberapa di antaranya dapat diamati dengan mata telanjang, sementara Uranus dan Neptunus memerlukan teleskop.


    Komentar
    Additional JS