0
News
    Home Arief Hidayat Berita Featured Mahkamah Konstitusi Spesial

    Guyonan Hakim MK Arief Hidayat Ingin Cucunya Lahir di Solo agar jadi Presiden atau Wapres - Liputan6

    4 min read

     

    Guyonan Hakim MK Arief Hidayat Ingin Cucunya Lahir di Solo agar jadi Presiden atau Wapres

    Hakim MK Arief Hidayat melemparkan guyonan agar cucunya bisa lahir di Solo dan menjadi Presiden atau Wapres.

    Hakim MK Arief Hidayat
    Jadi Intinya
    1. Hakim Arief Hidayat bercanda cucunya lahir di Solo agar jadi presiden/wapres.
    2. Arief pernah berharap anaknya jadi wakil presiden, namun tidak terwujud.
    3. Anak-anak Arief kini memilih jalur akademik sebagai dosen di PTN.

    Liputan6.com, Jakarta - Hakim MK Arief Hidayat melontarkan guyonan saat menceritakan kisah keluarganya, khususnya terkait harapan terhadap masa depan cucunya. Dalam pernyataannya, Arief mengaku sempat bercanda soal keinginan agar cucunya lahir di Solo.

    Guyonan Hakim MK Arief dalam pidato di acara wisuda purnabakti Hakim Konstitusi yang digelar di Ruang Sidang Pleno Gedung I Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

    Dia menceritakan pengalaman anak bungsunya yang saat itu memiliki dua pilihan lokasi persalinan, yakni Semarang dan Solo setelah mengetahui calon anaknya berjenis kelamin laki-laki.

    “Tapi tidak jadi kenyataan itu, tapi yang lucu anak saya yang bungsu setelah jadi dosen di UNS anaknya yang kecil waktu melahirkan itu ada pilihan bisa melahirkan di Semarang dan bisa melahirkan di Solo. Anak saya Angga mengatakan, ‘Pak, ini katanya sudah di-USG anak saya laki-laki, berarti cucu Papa nanti laki-laki biar lahir di Solo ya? Karena kalau lahir di Solo bisa jadi presiden atau wakil presiden’,” kata Arief.

    Menurutnya, candaan tersebut dikaitkan dengan anggapan bahwa Solo memiliki makna simbolik dalam perjalanan bangsa Indonesia. Ia menyebut kota tersebut kerap diasosiasikan dengan keberkahan kepemimpinan.

    “Karena Solo itu berkahnya Indonesia katanya begitu, tapi menjadi presiden atau wakil presiden yang baik itu doa saya pada cucu saya yang terakhir yang laki-laki ini,” ujar Arief.

    Bermimpi Anak jadi Wapres

    Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan pernah memiliki harapan agar anaknya dapat menempuh jalur politik hingga menjadi wakil presiden, meskipun pada akhirnya tidak terwujud.

    “Tapi saya sebetulnya pengen anak saya bisa jadi wakil presiden,” kata dia.

    Menurut Arief, pada akhirnya anak-anaknya kini memilih jalur akademik dan berkarier sebagai dosen di perguruan tinggi negeri.

    “Saya terima kasih pada anak-anak saya yang telah mendukung karier bapaknya tidak merepotkan, tidak pernah aneh-aneh tidak minta ini, minta itu, tapi anak-anak memilih berkarier sebagai dosen yang sekarang yang sulung di Undip dan yang bungsu di UNS dan dua-duanya pengen cuman pengen jadi dosen,” katanya.


    Komentar
    Additional JS