Hilang 23 Hari, Pendaki Bukit Mongkrang Yazid Ahmad Firdaus Ditemukan Meninggal - kaltara Bisnis
Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki yang sempat dilaporkan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, akhirnya ditemukan. Tim pencari menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026) pagi.
Jasad pemuda tersebut ditemukan tepat di jalur Tapak Nogo yang mengarah ke Bukit Mitis. Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh sejumlah relawan yang tergabung dalam komunitas Wanadri, Bandung.
Penemuan di Medan Berat Jalur Tapak Nogo
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengonfirmasi bahwa penemuan terjadi saat relawan melakukan penyisiran mandiri. Tim gabungan menemukan posisi korban sekitar pukul 08.45 WIB di area aliran sungai kecil.
“Betul, korban sudah ditemukan pagi tadi sekitar pukul 08.45 WIB oleh teman-teman relawan gabungan,” ujar Hendro saat memberikan keterangan pada Selasa (10/2/2026).
Lokasi penemuan di jalur Tapak Nogo dikenal sebagai wilayah yang rawan dengan karakteristik medan yang cukup berat. Meskipun berada di area sulit, kondisi jenazah korban dilaporkan masih dalam keadaan yang relatif utuh saat dievakuasi.
Identifikasi Melalui Perlengkapan Korban
Petugas memastikan identitas jasad tersebut berdasarkan ciri-ciri pakaian serta peralatan pendakian yang masih melekat pada tubuh korban. Beberapa barang bukti seperti sepatu dan kaus kaki memperkuat keyakinan bahwa jasad tersebut adalah Yazid.
“Alhamdulillah kondisi jasad masih utuh. Dari pakaian masih sama. Informasi dari teman-teman di atas juga ditemukan sepatu dan kaus kaki yang dikenali milik korban,” ungkap Hendro menjelaskan detail kondisi di lapangan.
Pencarian ini sebenarnya dilakukan secara swadaya oleh para relawan setelah operasi SAR resmi dihentikan. Sebelumnya, otoritas terkait telah menutup operasi pencarian formal pada Sabtu (31/1/2026) karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban selama 13 hari pencarian.
Kronologi Hilangnya Yazid di Lereng Lawu
Peristiwa tragis ini bermula ketika Yazid Ahmad Firdaus melakukan pendakian bersama tiga temannya pada Minggu (18/1/2026). Rombongan tersebut memulai perjalanan melalui jalur Bukit Mongkrang di lereng Gunung Lawu sejak pukul 06.30 WIB.
Kelompok pendaki ini sebenarnya sempat mencapai puncak dan memulai perjalanan turun. Namun, nasib nahas menimpa Yazid saat mereka berada di sekitar Pos 3, di mana rombongan tersebut mulai terpisah.
Ketiga rekan Yazid berhasil tiba di basecamp dengan selamat, tetapi Yazid tidak kunjung terlihat hingga waktu sore. Setelah upaya pencarian awal oleh rekan-rekannya gagal, kejadian ini segera dilaporkan kepada petugas dan memicu operasi SAR skala besar yang dimulai sejak Senin (19/1/2026).