Ini 5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern di Nusantara - SindoNews
Ini 5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern di Nusantara
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Jum'at, 06 Februari 2026 - 12:32 WIB
Sejarah pendidikan Islam di Indonesia tidak lepas dari peran madrasah yang berdiri sejak awal abad ke-20. Foto/Dispusip Kota Padang.
JAKARTA - Sejarah pendidikan Islam di Indonesia tidak lepas dari peran madrasah yang berdiri sejak awal abad ke-20. Lembaga-lembaga pendidikan ini menjadi pelopor dalam menggabungkan pelajaran agama dan ilmu umum, sekaligus membuka akses pendidikan bagi masyarakat pada masa kolonial.
Sejumlah madrasah bahkan tercatat sebagai yang tertua di Indonesia dan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan sistem pendidikan Islam hingga saat ini. Berikut lima madrasah tertua di Indonesia yang menjadi tonggak penting sejarah pendidikan nasional.
Baca juga: Kementerian Agama Targetkan TPG akan Cair pada Maret 2026
5 Madrasah Tertua di Indonesia
Dikutip dari Instagram Pendis Kemenag, berikut ini 5 madrasah tertua di Indonesia yang mewarnai perjalanan pendidikan di Tanah Air, dikutip Jumat (6/2/2026).
1. Madrasah Adabiah, Padang
Madrasah Adabiah di Padang menjadi salah satu pelopor pendidikan Islam modern di ranah Minangkabau. Lembaga ini didirikan oleh Syekh Abdullah Ahmad pada tahun 1909.
Dalam perkembangannya, Madrasah Adabiah bertransformasi menjadi Hollands Inlandsche School (HIS), yang dikenal sebagai sekolah rakyat pertama di Minangkabau. Keberadaannya menjadi titik awal pembaruan sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan modern di wilayah tersebut.
2. Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah (MIDI), Yogyakarta
Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah (MIDI) didirikan oleh K.H. Achmad Dahlan pada 1 Desember 1911. Madrasah ini dikenal sebagai "sekolah agama modern" pertama di Indonesia.
MIDI menerapkan sistem pembelajaran yang memadukan pendidikan agama dan ilmu umum dalam satu kurikulum. Pendekatan ini membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak pada masa kolonial dan menjadi model bagi lembaga pendidikan Islam lainnya.
3. Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyah, Jakarta
Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyah didirikan pada tahun 1914 di Jakarta oleh Syekh Ahmad bin Muhammad As-Surkati Al-Anshary bersama para sahabatnya. Lembaga ini menjadi cikal bakal berdirinya organisasi Al-Irsyad Al-Islamiyah.
Sejak awal, madrasah ini berfokus pada penguatan tauhid, ibadah, dan amaliah Islam, serta mendorong pembaruan pemikiran pendidikan Islam di Indonesia.
4. Madrasah Nahdlatul Wathan (MNW), Surabaya
Madrasah Nahdlatul Wathan berdiri pada tahun 1916 di Surabaya atas prakarsa K.H. Wahab Hasbullah. Sebelum mendirikan madrasah, K.H. Wahab Hasbullah berkenalan dengan Mas Mansur, seorang tokoh muda yang baru kembali dari Mesir.
Keduanya kemudian sepakat mendirikan organisasi Jam'iyyah Nahdlatul Wathan untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam melalui madrasah. Organisasi ini memperoleh status legal pada tahun yang sama dan mendirikan madrasah resmi di Surabaya.
5. Madrasah Qudsiyah, Kudus
Madrasah Qudsiyah di Kudus didirikan pada tahun 1919 oleh para ulama terkemuka sebagai respons terhadap kebutuhan pendidikan Islam yang kuat pada masa penjajahan.
Madrasah ini dipimpin oleh K.H.R. Asnawi sebagai kepala sekolah, serta didirikan bersama tokoh-tokoh seperti K.H. Shafwan Duri, K.H. Kamal Hanbali, R.H. Dahlan, dan H. Zaini Asnawi. Keberadaannya menjadi salah satu pusat pendidikan Islam penting di Jawa Tengah pada masa itu.
Madrasah -madrasah tersebut menunjukkan bahwa tradisi pendidikan Islam di Indonesia telah berkembang sejak lebih dari satu abad lalu
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern