Jurus Jitu Atasi Sembelit Selama Ramadhan - Republika
Jurus Jitu Atasi Sembelit Selama Ramadhan
Jurus Jitu Atasi Sembelit Selama Ramadhan | Republika Online
Karena waktu makan terbatas, pentingnya mengonsumsi makanan kaya serat.

Dok Freepik Sembelit (ilustrasi). Bagi sebagian orang, perubahan pola makan saat Ramadhan kerap mengakibatkan masalah pencernaan, seperti sembelit atau konstipasi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama bulan suci Ramadhan, umat Islam diwajibkan berpuasa dan menahan lapar serta haus selama hampir 12 jam. Bagi sebagian orang, perubahan pola makan saat Ramadhan kerap mengakibatkan masalah pencernaan, seperti sembelit atau konstipasi.
Sebuah studi tahun 2017 di Journal of Religion and Health, mengungkap bahwa frekuensi dan tingkat keparahan sembelit meningkat secara signifikan di antara orang-orang yang berpuasa. Konstipasi terjadi ketika seseorang buang air besar kurang dari tiga kali sepekan, karena tinja lebih keras dan sulit dikeluarkan.
Sponsored
Untuk mengatasi kondisi ini, ahli gizi bersertifikat, Samina Qureshi, memberikan beberapa tips esensial agar ibadah puasa tak terganggu konstipasi. Dilansir laman Health, Ahad (15/2/2026), yuk simak tipsnya!
1. Konsumsi lebih banyak serat
Samina mengatakan selama Ramadhan orang hanya makan dua kali sehari yakni ketika sahur dan buka puasa. Karena waktu makan terbatas, ia menekankan pentingnya mengonsumsi makanan kaya serat untuk mencegah sembelit.
Menurut Samina, oatmeal bisa menjadi pilihan cepat dan mudah untuk sahur. Pilihan mudah lainnya untuk sahur adalah smoothie dengan buah-buahan yang menghidrasi, selai kacang atau biji-bijian, yogurt, dan biji chia.
"Mendapatkan serat dari sumber alami dan makanan utuh adalah kuncinya. Serat adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh kita, dan memainkan peran besar dalam pencernaan khususnya menambah volume feses, sehingga buang air besar lebih lunak," kata Samina.
2. Minum air putih yang cukup
Air dan serat saling berkaitan. Samina mengatakan, asupan serat tanpa menambahkan cairan yang cukup dapat menyebabkan sembelit. Selama Ramadan, orang setidaknya membutuhkan delapan gelas air putih. Caranya bisa menerapkan pola 2-4-2 yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dan dua gelas saat sahur.
3. Latihan pernapasan
Menurut studi di Medicines, pernapasan diafragma adalah napas dalam dapat membantu membantu mengatasi sembelit. Cobalah untuk mengambil napas dalam-dalam secara teratur setiap hari, terutama saat mencoba buang air besar, untuk membantu melancarkan buang air besar.
4. Tetap aktif bergerak
Mungkin tak mudah menemukan motivasi untuk berolahraga selama Ramadan, tetapi bahkan hanya berjalan kaki dapat membantu mengatasi sembelit. Menurut Samina, berjalan kaki 15 menit pada sore hari dan 20 menit setelah buka puasa, dapat membantu melancarkan pencernaan.
5. Atur posisi saat buang air besar
Posisi jongkok atau setengah jongkok adalah posisi terbaik untuk mengurangi mengejan berlebihan. Jadi jika Anda masih kesulitan buang air besar selama Ramadhan, cobalah untuk menyesuaikan posisi.
Berita Terkait
Tips Buat Pencinta Kopi, Ini Cara Cegah Putus Kafein Saat Ramadhan
Health - 8 menit yang lalu
1.800 Siswa di Aceh Barat Gelar Pawai Obor Sambut Ramadhan
Khazanah Indonesia - 10 jam yang lalu
Pasaman Barat Tetapkan Libur Awal Ramadhan 18-21 Februari 2026
Pendidikan - 11 jam yang lalu
Jamaah Bersiap Jalani Umrah Saat Ramadhan
Ihram - 13 jam yang lalu
Jelang Ramadhan, IHW Ajak Terus Boikot Produk Terafiliasi Israel
Khazanah Indonesia - 14 jam yang lalu