Kapolri: Polri Berduka dan Kehilangan Eyang Meri, Sosok Inspirasi Nyata - SindoNews
Kapolri: Polri Berduka dan Kehilangan Eyang Meri, Sosok Inspirasi Nyata
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Selasa, 03 Februari 2026 - 18:17 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Meriyati Hoegeng, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, pada Selasa (3/2/20026). Foto/Ist
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Meriyati Roeslani Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Eyang Meri wafat pada hari ini, Selasa (3/2/20026).
"Saya selaku Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari, mewakili seluruh keluarga besar institusi Polri dan Bhayangkari, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri tercinta dari Alm. Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso," kata Sigit, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: Meriyati Roeslani Istri Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun
Menurut Sigit, Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Menurutnya, beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi juga pelita keteladanan bagi Korps Bhayangkara.
"Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi," ujar Sigit.
Sigit pun juga menyampaikan duka cita mendalam bagi seluruh keluarga besar Eyang Meri yang ditinggalkan.
Baca juga: Kisah Jenderal Hoegeng Nyamar Jadi Hippies, Pakai Wig Gondrong, Kemeja Bunga-bunga dan Syal di leher
"Sekali lagi, kami sampaikan duka cita yang mendalam. Semoga segala jasa dan amal ibadah almarhumah diterima, serta beliau mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT," ucap Sigit.
"Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan," tambah Sigit.
Istri almarhum mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng meninggal dunia di usia 100 tahun.
Adapun jenazah Eyang Meri akan dibawa ke rumah duka di Pesona Khayangan Estate DG-DH 1 Rt 003/028, Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.
Rencananya, jenazah Eyang Meri akan dimakamkan di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat yang juga merupakan makam Jenderal Hoegeng.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi