Kiai Cholil Nafis Tegaskan MUI Tidak Pernah Minta Gedung Baru - SindoNews
Kiai Cholil Nafis Tegaskan MUI Tidak Pernah Minta Gedung Baru
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Senin, 16 Februari 2026 - 08:20 WIB
Wakil Ketua Umum MUI KH Muhammad Cholil Nafis. Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) tidak pernah meminta dibuatkan gedung baru. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum MUI KH Muhammad Cholil Nafis.
"Sama sekali MUI tidak pernah mengajukan surat minta jadi gedung. Jangan dikira kami minta," kata Kiai Cholil dikutip dari akun Instagram mui.tv, Senin (16/2/2026).
Kiai Cholil menambahkan, gedung yang akan didirikan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) itu juga bukan gedung yang diberikan kepada MUI. "Hanya sebagian lantai akan diberikan untuk ditempati. Hak guna pakai," ujarnya.
Baca Juga: Menag Tegaskan Pembangunan Gedung MUI Tidak Terkait Board of Peace
Gedung tersebut, lanjutnya, juga akan digunakan oleh lembaga lainnya seperti Baznas, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan lembaga lainnya. "Yang ngelola juga mungkin bukan MUI. Dan sampai sekarang juga belum ada komunikasi, polanya seperti apa dengan MUI," katanya.
Namun, kata Kiai Cholil, pihaknya tetap memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang memperhatikan para ulama. "Kami pun tanpa ada kantor itu (kantor baru), di mana pun umat Islam berjuang jadi-jadi saja," katanya.
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan, gedung tersebut merupakan gedung Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) yang nantinya juga digunakan untuk MUI. Dia menampik anggapan gedung baru bagi MUI ada kaitannya dengan sikap MUI mendukung pemerintah bergabung dalam Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Baca Juga: Mensesneg Ungkap Gedung MUI di Bundaran HI Dibangun dari Nol, Berapa Anggarannya?
"Duluan kita lahirkan istilah itu daripada BoP. BoP ini kan baru kemarin, sedangkan LPDU ini tahun lalu. Jadi sama sekali tidak ada kaitannya," tegas Menag dalam keterangannya seusai menghadiri acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan lahan sekitar 4.000 meter di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk dibangun gedung MUI setinggi 40 lantai. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam taklimatnya pada acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa serta Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Sabtu (7/2/2026).
"Hari ini saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam, seperti Badan Zakat Nasional dan lembaga-lembaga lain, termasuk ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruangan," ujar Presiden Prabowo.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Uni Eropa Tegaskan Senjata Mereka untuk Ukraina Tidak Gratis