0
News
    Home Berita Featured MBG TV Spesial

    Kini Ada MBG TV, Netizen Ramai-Ramai 'Sentil' Hal Ini - Viva

    3 min read

     

    Kini Ada MBG TV, Netizen Ramai-Ramai 'Sentil' Hal Ini

    Jakarta, VIVA –Pengguna media sosial kembali dibuat heboh dengan peluncuran saluran MBG TV. MBG TV ini merupakan kanal tv yang berfokus pada penyebaran informasi seputar pemenuhan gizi dan pola makan sehat.

    Melansir akun Instagram @catatanfilm, Rabu 25 Februari 2026 kanal ini diinisiasi oleh Forum Jupnas Gizi Indonesia sebagai media sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini jaringan ini telah bekerja sama dengan 15 televisi terestrial, dan menjangkau 13 provinsi yakni DKI Jakarta (Jabodetabek), Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Lampung, Sumatera Selatan (Palembang), Kalimantan Barat, Kalimantan Timur
    dan Maluku.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Selain itu juga saluran tv ini juga telah menjangkau 98 kabupaten/kota serta tersedia melalui layanan live streaming JupnasGizi.com.

    Sementara itu melansir situs resmi forum Jupnas Gizi, MBG TV ini didedikasikan sebagai media penyiaran edykasi terkait program makan bergizi gratis, peningatan kesadaran gizi masyarakat serta sosialisasi kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan dan gizi.

    Wakil kepala Badan Gizi Nasional, Lodewyk Pusung menjelaskan bawa keberadaan tv ini memiiki nilai strategis yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional khususnya dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan produktif,

    ”Media broadcasting seperti MBG TV memiliki peran penting dalam menyampaikan edukasi yang benar, meningkatkan kesadaran publik, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis,” kata dia.

    Mendapat banyak kritikan pedas di masyarakat

    Menyusul dengan peluncuran MBG TV, banyak pengguna media sosial yang memberikan komentar beragam. Namun komentar yang dilontarkan lebih banyak bernada kritik dan menilai kehadiran kanal tv ini sebagai bentuk pemborosan anggaran APBN.

    ”Buang anggaran atau mau money laundry? Kalo bikin program TV mah bayar ke TV swasta juga bisa,” sindir netizen dikutip dari akun Instagram @catatanfilm.

    ”Padahal sekedar channel YouTube dan Sosmed aja lebih efektif ketimbang TV,” sindir netizen lain.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    ”Bapak-bapak kan ada YouTube pak yang nggak perlu keluarin budget lagi,” kritik netizen.

    ”Mau bikin propaganda beneran. Sayangnya kita gak percaya sama pemerintah sekarang era one piece sepertinya harus direalisasikan,” komentar netizen.


    Komentar
    Additional JS