Konflik Perguruan Silat, Jembatan Ngebrak Sempat Memanas - duta
MADIUN | duta.co — Massa diduga dari pro Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Muhammad Taufik berasal dari Kabupaten Magetan dan lainnya, sempat mencoba masuk ke Kota Madiun.
Mereka memakai ratusan motor hendak melintas via Jembatan Ngebrak (perbatasan Kota Madiun-Kabupaten Magetan), Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 05.00.
Jembatan Ngebrak berbatasan Kelurahan Josenan/Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun-Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.
Namun, massa mencoba melintas jembatan dihadang petugas Polres Madiun Kota dan Brimob, diujung timur masuk wilayah Kota Madiun. Petugas dengan langkah persuasif meminta massa tidak meneruskan perjalanan.
Puluhan motor sudah berada diatas Jembatan Ngebrak hingga mengular masuk dijalanan raya di Desa Madigondo. Petugas tidak terprovokasi melakukan tindakan tegas meminta massa kembali.
Sebab, jika dilakukan tindakan tegas, dikhawatirkan insiden massa terjatuh di Sungai Bengawan Madiun. Akhirnya, langkah persuasif membuahkan hasil, massa bersedia mundur atau meninggalkan jalan menuju jembatan dan atas jembatan.
Dilaporkan, massa berseragam hitam-hitam ini, akhirnya sekitar pukul 06.30 massa menarik mundur. Namun, sekitar Jembatan Ngebrak di Kota Madiun, masih dalam penjagaan ketat aparat keamanan.
Dualisme ditubuh PSHT yaitu Kubu Muhammad Taufik (Jakarta)-Moerjoko (Madiun) terus memanas, meski hasil gugatan pengadilan memenangkan Kubu Jakarta. Begitu juga pemerintah mengakui Kubu Jakarta dianggap sah.
Sedangkan, Kubu Madiun tidak mengakui putusan pengadilan dan pengakuan pemerintah. Situasi beberapa hari terakhir ini kembali memanas, sebab Kubu Madiun menggelar Parapatan Luhur.
Parapatan Luhur digelar di Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun 6-8 Februari 2026 nanti.
Kegiatan itu sempat ditolak Kubu Jakarta menggelar aksi demo di Alun-alun Kota Madiun, Rabu (4/2) pagi lalu. Ratusan massa membawa poster dan penggeras suara mendesak aparat membubarkan kegiatan Parapatan Luhur. (ags)