Liburan Keluarga ke Madiun 2026? Ini 4 Wisata Alam Favorit yang Lagi Ramai! - Lamongan Terkini
LamonganTerkini.com - Madiun menawarkan banyak pilihan wisata alam untuk liburan keluarga 2026, mulai dari Hutan Pinus Nongko Ijo di lereng Gunung Wilis, Waduk Bening Widas yang luas dan tenang, Air Terjun Banyulawe yang segar, hingga Taman Trembesi yang rindang di tengah kota. Keempat destinasi ini cocok untuk agenda piknik, camping, hiking ringan, hingga bermain bersama anak dengan suasana udara sejuk khas pegunungan dan ruang terbuka hijau yang nyaman.
Tim Wisata LamonganTerkini.com memulai perjalanan dari kawasan lereng Gunung Wilis yang memang dikenal memiliki udara lebih sejuk dibanding pusat kota. Rute menuju Desa Kare relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Madiun–Ponorogo sebelum akhirnya masuk ke jalur desa yang asri.
Hutan Pinus Nongko Ijo menjadi destinasi pertama yang kami kunjungi. Berlokasi di Jl. Raya Kandangan, Desa Kare, Kecamatan Kare, tempat ini berjarak sekitar 24–29 kilometer dari pusat kota Madiun dengan waktu tempuh 36–60 menit.
Baca Juga: Lagi Viral! Ini 4 Kuliner Malam Madiun Paling Nagih yang Wajib Kamu Coba
Hutan pinus yang ditanam sejak 1981 ini menghadirkan suasana teduh dengan jajaran pohon tinggi yang rapi. Sungai yang mengalir tenang dan area piknik luas membuatnya ideal untuk keluarga yang ingin bersantai tanpa harus melakukan aktivitas ekstrem.
Anak-anak bisa menikmati playground, rumah pohon, rumah liliput, ayunan, hingga jembatan gantung yang aman untuk berfoto. Tiket masuknya pun sangat terjangkau, sekitar Rp5.000–Rp10.000 per orang dengan jam operasional pukul 07.00–17.00 WIB.
Destinasi berikutnya adalah Waduk Bening Widas yang berada di Dusun Petung, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Waduk seluas sekitar 860 hektare ini menawarkan panorama air tenang dengan latar perbukitan hijau yang memanjakan mata.
Perjalanan sekitar satu jam dari pusat kota melalui Jalan Raya Madiun–Nganjuk terasa nyaman karena akses jalan mulus. Setibanya di lokasi, kami melihat banyak keluarga yang memancing, menyewa perahu, atau sekadar duduk santai di gazebo menikmati udara segar.
Area camping yang landai juga menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga yang ingin bermalam. Biaya masuk relatif gratis atau murah, sementara parkir, perahu, dan camping dikenakan tarif mulai Rp5.000–Rp20.000.
Bagi keluarga yang menyukai tantangan ringan, Air Terjun Banyulawe bisa menjadi pilihan. Berlokasi di Dusun Gligi, Desa Kepel, Kecamatan Kare, air terjun ini berada di lereng Gunung Wilis dengan tinggi sekitar 30 meter.
Untuk mencapainya, pengunjung perlu trekking sekitar 2–3 kilometer melalui jalur menanjak dan cukup licin, sehingga disarankan menggunakan sepatu anti-slip. Kolam alami di bawahnya aman untuk sekadar merendam kaki saat musim kemarau, meski lokasi ini kurang ramah untuk balita atau stroller.
Sebagai penutup perjalanan, kami memilih bersantai di Taman Trembesi yang berada di Jl. Rimbakaya, Kartoharjo, Kota Madiun. Lokasinya hanya sekitar 2 kilometer dari pusat kota sehingga sangat praktis untuk keluarga yang ingin menikmati suasana hijau tanpa perjalanan jauh.
Taman seluas 4,5 hektare ini dipenuhi pohon trembesi setinggi sekitar 50 meter yang menghadirkan keteduhan alami. Fasilitasnya lengkap mulai dari playground, flying fox sepanjang 70 meter, gazebo piknik, hingga kantin dan mushola, dengan tiket masuk hanya Rp3.000 per orang.
Keempat wisata alam di Madiun ini menawarkan karakter berbeda namun sama-sama ramah keluarga. Mulai dari hutan pinus yang estetik, waduk luas untuk aktivitas santai, air terjun segar untuk petualangan ringan, hingga taman kota yang praktis dijangkau, semuanya bisa dirangkai dalam liburan keluarga 2026 yang menyenangkan.
Datanglah pada pagi hari untuk mendapatkan udara terbaik sekaligus menghindari keramaian. Dengan perencanaan sederhana dan perlengkapan yang sesuai, liburan keluarga di Madiun bisa terasa lengkap dalam satu akhir pekan.***