0
News
    Home Bandung Barat Berita Cisarua Featured Lintas Peristiwa Longsor Spesial

    Longsor Cisarua Bandung Barat: 80 Jenazah Teridentifikasi, 15 Kantong Jenazah Masih Diperiksa - Kompas TV

    3 min read

     

    Longsor Cisarua Bandung Barat: 80 Jenazah Teridentifikasi, 15 Kantong Jenazah Masih Diperiksa


    Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Tim DVI berhasil mengidentifikasi 80 jenazah koban longsor di Desa Pasirlangu,  Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga Selasa (10/2/2026). (Sumber: ANTARA FOTO/Abdan Syakura/bar)

    BANDUNG BARAT, KOMPAS.TV - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat (Jabar) masih terus melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

    Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Polda Jabar Kombes Pol Iwansyah menyebut hingga Selasa (10/2/2026), Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 80 jenazah korban. 

    Sementara itu, masih terdapat 15 kantong jenazah korban longsor yang masih dalam proses pemeriksaan oleh Tim DVI.

    Baca Juga: Warga Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Berharap Direlokasi di Satu Tempat

    "Dari 15 kantong jenazah yang masih diperiksa, ada dua yang berisi kulit kaki dan kulit tangan. Mudah-mudahan bisa teridentifikasi,” kata Iwansyah dalam keterangannya, Selasa.

    Meski demikian, ia menjelaskan, proses identifikasi dapat membutuhkan waktu lebih lama, mengingat hal itu bergantung pada kecocokan data pembanding DNA dari pihak keluarga korban.

    "Kalau dari laboratorium DNA Polri sudah ada pembandingnya, kita langsung bandingkan kecocokan antara pelapor dengan korban," ujarnya dilansir dari Antara.

    Selan itu, Tim DVI juga menghadapi tantangan karena tidak semua kantong jenazah berisi tubuh korban secara utuh. 

    Lebih lanjut, ia menegaskan, layanan identifikasi korban tetap dibuka, meski operasi pencarian resmi telah berakhir.

    "Secara formal operasi ditutup, tapi pelayanan masih kami buka sampai semua jenazah di RS Sartika Asih teridentifikasi," ucap Iwansyah.

    Seperti diketahui, longsor melanda wilayah Cisarua, Bandung Barat pada 24 Januari 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat pun telah menetapkan status darurat bencana selama 14 hari, sejak bencana tersebut terjadi.

    Penetapan status tersebut diberlakukan untuk mempercepat proses penanganan di lapangan, termasuk pencarian warga yang masih dilaporkan hilang.  

    Baca Juga: Kemenag Bakal Renovasi Madrasah dan Pesantren Terdampak Longsor di Cisarua


    Komentar
    Additional JS