0
News
    Home Berita Dewan Keamanan PBB Featured Marty Natalegawa PBB Prabowo Subianto Spesial

    Marty Natalegawa: Prabowo Sebut BoP Trump Bagian Pelaksanaan Resolusi DK PBB - Kompas

    4 min read

     

    Marty Natalegawa: Prabowo Sebut BoP Trump Bagian Pelaksanaan Resolusi DK PBB

    Danu Damarjati

    Penulis

    JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinilai Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari pelaksanaan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

    "Pandangan Indonesia adalah jelas yang tadi disampaikan Bapak Presiden bahwa ini bagian dari pelaksanaan resolusi PBB mengenai Gaza dan juga Indonesia akan terus-menerus mengevaluasi, akan terus-menerus mengedepankan kepentingan nasional kita," kata Marty, dilansir ANTARA, Kamis (5/2/2026).

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Baca juga: Tak Mau PBB Disaingi, Presiden Brasil dan Perancis Sindir Dewan Perdamaian Gaza

    Marty berbicara usai ikut pertemuan dengan Prabowo, bersama mantan Menlu RI lain, di Istana Kepresidenan, Jakarta.

    Lebih lanjut, Marty menegaskan, evaluasi berkelanjutan menjadi kunci agar keanggotaan Indonesia tetap sejalan dengan prinsip dan kepentingan nasional.

    Hizbullah Masih Bisa Ladeni Israel dengan Kekuatan Penuh

    Dia menekankan pentingnya memastikan kepentingan nasional untuk menjadi pedoman utama dalam setiap keputusan politik luar negeri, termasuk keterlibatan Indonesia dalam BoP bentukan Trump.

    Baca juga: Menlu RI Tegaskan Keberadaan Dewan Perdamaian Tak Gantikan Peran PBB

    Kepentingan nasional jadi pedoman

    Marty menyampaikan apresiasi atas penjelasan Presiden Prabowo Subianto terkait konteks keputusan Indonesia bergabung dengan BoP.

    Dia mengatakan Presiden telah menegaskan bahwa kepentingan nasional akan menjadi landasan utama dalam keanggotaan Indonesia di BoP.

    "Tentunya ditegaskan kembali berulang kali bahwa kepentingan nasional lah yang akan menjadi pedoman kita dalam keanggotaan ini. Dan kami berkeyakinan bahwasanya Bapak Presiden akan senantiasa memperhatikan hal itu," ujar Marty di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.


    Ia menilai kondisi dunia yang saat ini penuh dengan ketidakpastian dan ketidakadilan bukanlah hal yang baru bagi Indonesia.

    Menurutnya, Indonesia telah puluhan tahun menghadapi situasi global serupa dan tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS