0
News
    Home Berita Featured Megawati Soekarnoputri Puan Maharani Spesial

    Megawati Umrah Bareng Puan-Prananda, Doakan RI Jauh dari Perpecahan - Kumparan

    6 min read

     

    Megawati Umrah Bareng Puan-Prananda, Doakan RI Jauh dari Perpecahan

    zoom-in-whitePerbesar
    Ketua Umum DPP PDIP sekaligus Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga. Foto: Dok. PDIP

    Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memanjatkan doa khusus untuk bangsa Indonesia saat menunaikan ibadah umrah di Makkah, Arab Saudi, menjelang bulan suci Ramadan.

    Dalam munajat yang dipimpin oleh Duta Besar RI untuk Tunisia yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Agama (nonaktif), Zuhairi Misrawi, Megawati berdoa agar Indonesia terus bersatu, rukun, dan dijauhkan dari perpecahan.

    “Pertahankan kesatuan negeri kami, terus persatukan kami dalam persaudaraan, jauhkan kami dari perpecahan dan adu domba,” ujar Zuhairi di Masjidil Haram, Sabtu (14/2).

    Ketua Umum DPP PDIP sekaligus Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga. Foto: Dok. PDIP

    Megawati juga turut memanjatkan doa agar Indonesia mampu menjaga persatuan di tengah perbedaan.

    “Sejahterakanlah rakyat kami, bahagiakan kami, satukan terus kami di bawah Pancasila, yang di bawahnya kami bertekad untuk terus bersatu meski kami berbeda-beda,” kata Zuhairi yang diikuti Megawati bersama keluarga.

    Selain itu, mereka juga mendoakan agar Indonesia dianugerahi kesejahteraan dan dijauhkan dari konflik, di tengah kondisi global yang diwarnai ketegangan di berbagai negara.

    “Suburkan negeri kami. Turunkan banyak rejeki dari langit buat rakyat kami. Jauhkan kami dari setiap perpecahan, sekecil apa pun perpecahan itu, ya Allah, ya Rahman,” ucap doa yang kembali diaminkan Megawati dan keluarga.

    Ketua Umum DPP PDIP sekaligus Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga. Foto: Dok. PDIP

    Dalam salah satu putaran tawaf, Zuhairi juga memanjatkan doa agar Megawati senantiasa diberi kekuatan dalam menjaga ideologi Pancasila dan dijauhkan dari fitnah maupun niat jahat.

    “Ya Allah, jauhkan ibu kami tercinta, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, dari semua fitnah yang tak bertanggung jawab. Jagalah beliau dari semua musibah. Jika ada orang jahat, halangi semua niat dan tindakan jahatnya terhadap ibu kami tercinta,” katanya.

    Ia juga mendoakan agar pihak-pihak yang memiliki prasangka buruk terhadap Megawati diberi pencerahan.

    “Jika ada orang iri dan dengki, terangi jiwa dan pikiran orang-orang dengki itu dengan kebenaran informasi tentang ibu kami,” ucap Zuhairi saat memimpin doa pada tawaf putaran ke-5.

    Zuhairi menegaskan, doa tersebut merupakan ikhtiar spiritual agar Megawati tetap diberi keteguhan lahir dan batin dalam menjalani perannya sebagai tokoh bangsa.

    “Limpahkan padanya kekuatan spiritual agar beliau mampu menjaga ideologi Pancasila, kuatkan pikirannya agar beliau tidak salah membuat keputusan, terangi jiwanya dengan cahaya ilmu yang Engkau turunkan dari langit agar beliau selalu menunjukkan kecerdasannya,” sebutnya.

    Ketua Umum DPP PDIP sekaligus Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga. Foto: Dok. PDIP

    Umrah Bersama Keluarga, Sambut Ramadan

    Megawati melaksanakan ibadah umrah bersama putra dan putrinya, Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo beserta istri Nancy Prananda, serta Ketua DPR Puan Maharani. Mereka mengambil miqat terlebih dahulu di Masjid Tan’im sebelum menuju Masjidil Haram.

    Zuhairi menyebut, pelaksanaan umrah kali ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momen menjelang Ramadan.

    “Sebab itu, umrah kali ini sangat bermakna dan mempunyai arti penting dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, Megawati dan keluarga juga memanjatkan doa untuk para pendiri bangsa, keluarga besar PDIP, serta masa depan Indonesia.

    “Ibu Megawati dan keluarga akan bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberi kekuatan dan kearifan dalam berjuang dan membangun negeri tercinta,” katanya.

    Megawati menjalani tawaf dan sa’i di lantai dua Masjidil Haram atas pengaturan pihak Kerajaan Arab Saudi. Kebijakan tersebut dilakukan demi kenyamanan dan kekhusyukan ibadah, mengingat kepadatan jemaah menjelang Ramadan.

    Rangkaian ibadah ditutup dengan tahalul yang berlangsung hangat bersama keluarga. Prananda mencukur rambut ibundanya, Megawati, serta Puan dan istrinya, Nancy Prananda, disertai momen pelukan dan kecupan penuh kehangatan.

    Usai rangkaian ibadah selesai, Megawati tampak semringah dan berfoto bersama anak serta menantunya.


    Komentar
    Additional JS