0
News
    Home Berita Featured Fenomena Fenomena Alam Spesial

    Parade Planet Februari 2026, Fenomena 6 Planet Berjajar di Langit - detik

    3 min read

     

    Parade Planet Februari 2026, Fenomena 6 Planet Berjajar di Langit

    Rachmatunnisa - detikInet

    Ilustrasi planet sejajar. Foto: Starwalk Space
    Jakarta -

    Para pengamat langit akan disuguhi fenomena langit langka berupa parade planet pada 28 Februari 2026. Pada saat itu, enam planet dalam Tata Surya tampak berkumpul di satu wilayah langit setelah Matahari terbenam.

    Peristiwa yang sering disebut planetary parade ini menjadi daya tarik tersendiri bagi astronom amatir maupun profesional di seluruh dunia. Parade planet tersebut akan melibatkan Merkurius, Venus, Saturnus, Uranus, Jupiter, dan Neptunus yang akan tampak dalam satu formasi berurutan di langit barat setelah senja.

    Namun, tidak semua planet bisa dilihat dengan mata telanjang. Planet-planet seperti Uranus dan Neptunus biasanya terlalu redup sehingga memerlukan teropong atau teleskop untuk dilihat.

    Dalam penjelasan fenomena ini, para astronom menekankan bahwa istilah 'planetary parade' bukan berarti planet-planet itu berada dalam garis lurus satu di belakang yang lain secara fisik di ruang angkasa, melainkan terlihat berkumpul pada satu sisi langit dari perspektif Bumi kita, karena orbitnya berada di sepanjang bidang ekliptika.

    "Ketika ini terjadi, kita bisa melihat banyak planet di langit malam, tetapi itu lebih merupakan fenomena visual dari orbit mereka di sekitar Matahari ketimbang susunan sejati secara fisik di ruang angkasa," ujar Gerard van Belle, Direktur Ilmu Pengetahuan di Lowell Observatory, dikutip dari Space.com

    Peristiwa parade planet ini bukan sesuatu yang benar-benar terjadi setiap bulan atau tahun, tetapi seringkali memerlukan kombinasi posisi orbit planet yang tepat sehingga beberapa dari mereka tampak berada di area langit yang sama. Contoh fenomena serupa pernah terjadi pada Februari 2025, ketika tujuh planet terlihat berkumpul secara visual di langit malam.

    Untuk mengamati parade ini, waktu terbaik adalah sekitar 30 menit setelah Matahari terbenam, menghadap langit barat dengan cakrawala yang tidak terhalang bangunan atau pepohonan. Planet-planet lebih mudah dilihat saat langit sudah benar-benar gelap, dan alat bantu seperti teropong atau teleskop ringan dapat membantu melihat planet yang lebih redup.

    Fenomena ini menjadi kesempatan menarik terutama bagi pecinta astronomi di berbagai negara untuk mengambil foto langit malam, mengikuti ritme orbit planet, dan menjelaskan bagaimana Tata Surya kita tampak dari sudut pandang Bumi. Bahkan jika langit di lokasi kalian berawan saat itu, parade planet bisa dipantau lewat siaran live streaming atau aplikasi astronomi yang memberikan panduan real-time.


    Komentar
    Additional JS