Penumpang Boleh Buka Puasa di Bus Transjakarta, Durasi Maksimal Hanya 10 Menit - Liputan6
Penumpang Boleh Buka Puasa di Bus Transjakarta, Durasi Maksimal Hanya 10 Menit
- Apakah penumpang Transjakarta diizinkan berbuka puasa di dalam bus?
- Apa saja program khusus Transjakarta selama Ramadan selain izin berbuka puasa di bus?
- Berapa banyak paket takjil gratis yang akan dibagikan Transjakarta?
Liputan6.com, Jakarta - PT Transjakarta mengizinkan penumpang untuk berbuka puasa di dalam bus selama bulan Ramadan. Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi pelanggan yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Penumpang yang berbuka puasa diperbolehkan mengonsumsi air minum dan makanan ringan selama menggunakan layanan Transjakarta. Durasi makan dan minum dibatasi maksimal 10 menit agar tetap menjaga kenyamanan bersama.
“Kami ingin memastikan pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Tentunya, kami juga mengajak pelanggan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).
Transjakarta menyatakan selama Ramadan, bagi pelanggan yang berpuasa juga dapat menuju area ritel atau tenant yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta untuk membeli makanan berbuka puasa.
Kendati diperbolehkan berbuka puasa di dalam armada Transjakarta, pelanggan juga diimbau untuk selalu menjaga kebersihan di seluruh area layanan Transjakarta.
Ayu menyebut bahwa selama Ramadan 1447 H, Transjakarta tetap beroperasi normal dan melayani pelanggan selama 24 jam pada 14 koridor utama.
“Melalui kebijakan ini, Transjakarta berharap perjalanan pelanggan selama Ramadan tetap terasa nyaman, tertib, dan penuh makna,” ucap Ayu.
Bagi-Bagi Takjil Gratis
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, pihaknya akan kembali membagikan paket takjil gratis di seluruh halte Bus Rapid Transit (BRT) pada 14 koridor utama, 10 rute Royaltrans, 11 rute Transjabodetabek dan enam titik bus stop sepanjang bulan Ramadhan.
Sekitar lebih dari 520 ribu paket akan dibagikan melalui program bertajuk “Bukadijalan” yang diadakan bekerja sama dengan enam perusahaan swasta.
“Kami ingin memastikan mereka (penumpang) dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan tepat waktu," ujar Welfizon Yuza, Rabu, 11 Februari 2026.
Adapun produk takjil yang nantinya disediakan antara lain biskuit oat gandum kurma, air mineral, buah pisang, jus, minuman isotonik dan camilan.
Ngabuburide 5 Kali Sepekan
Selain takjil, Transjakarta juga akan mengadakan program “Ngebuburide” berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan “Ngebuburide” akan dilaksanakan lima kali seminggu.
Melalui kegiatan ini, anak-anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan para lansia penghuni Panti Werda dari lima wilayah kota administrasi akan diajak untuk menikmati pengalaman tur bus, mengikuti diskusi kreatif di halte, dan diakhiri dengan buka puasa bersama.
Program ini bertujuan menanamkan edukasi transportasi publik sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Welfizon menambahkan, Transjakarta juga mengoptimalkan fungsi halte MH Thamrin sebagai Ramadan Corner.
Area ini disulap menjadi ruang publik estetik yang mendukung pemberdayaan UMKM lokal. Penumpang Transjakarta dapat berbelanja produk pilihan atau sekadar menikmati suasana sembari menunggu waktu berbuka.
“Kami ingin menjadikan Transjakarta lebih dari sekadar moda transportasi. Transjakarta hadir sebagai 'lifestyle hub' yang humanis dengan aspek sosial, edukasi dan ekonomi berjalan beriringan dalam satu ekosistem transportasi publik," katanya, dilansir Antara.