0
News
    Home Berita BPJS Cak Imin Featured Spesial

    Pesan Cak Imin ke Dirut Baru BPJS: Jangan Ada Pemborosan-Acara Seremoni - detik

    3 min read

     

    Pesan Cak Imin ke Dirut Baru BPJS: Jangan Ada Pemborosan-Acara Seremoni



    Jakarta -

    Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berpesan kepada Direktur Utama (Dirut) baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

    Cak Imin berharap para Dirut untuk mengelola dengan baik anggaran operasional, sehingga uang-uang tersebut bisa dialokasikan kepada hal yang benar-benar dibutuhkan.

    "Tidak boleh ada lagi pemborosan dan acara-acara seremonial. Tata kelola manajemen risiko harus profesional dan transparan," kata Cak Imin di Kemenko PM, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Cak Imin menambahkan bahwa negara setiap tahunnya menggelontorkan anggaran yang menunjang operasional BPJS lebih dari Rp 5 triliun.

    "Setiap rupiah itu adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab," katanya.

    Penguatan Kepesertaan Aktif BPJS Kesehatan

    Cak Imin menegaskan penguatan kepesertaan aktif menjadi agenda mendesak BPJS Kesehatan usai pergantian Direktur Utama. Saat ini BPJS kesehatan tercatat memiliki penerima manfaat sebanya 283 juta.

    Dirinya memastikan pekan depan akan digelar rapat bersama Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, dan jajaran BPJS Kesehatan untuk memetakan serta menuntaskan berbagai persoalan yang masih tertunda.

    "Masyarakat yang tidak aktif menandakan ada yang tidak mampu bayar. Yang tidak mampu, negara harus hadir membantu pembiayaan. Yang mampu bayar, harus kita pastikan membayar sesuai kemampuannya karena yakin dan percaya kepada BPJS Kesehatan," ujarnya.

    Rencana Hapus Tunggakan

    Salah satu agenda terdekat yang disorot Cak Imin adalah penghapusan tunggakan iuran bagi kelompok rentan agar bisa kembali menjadi peserta aktif.

    "Pengelolaan operasional harus efisien, disertai pelayanan digital yang lebih berkualitas dan tidak meninggalkan kesenjangan antar daerah," katanya.

    Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian pembiayaan layanan kesehatan serta pembayaran klaim tepat waktu melalui komitmen bersama lintas kementerian dan lembaga.

    "BPJS Kesehatan harus memastikan masyarakat berisiko terlindungi, sehingga mereka punya ruang untuk naik kelas. Inilah bagian dari cita-cita kita bersama," pungkasnya.

    (dpy/kna)

    Simak Video "Video: Pemerintah Segera Bahas Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan"

    Komentar
    Additional JS