PKK Jayawijaya Dorong Penanganan Stunting Melalui Pembinaan Ratusan Kader di Seluruh Distrik - Merdeka
TP-PKK Kabupaten Jayawijaya serius dalam penanganan stunting, membina ratusan kader di 40 distrik untuk memastikan keluarga sehat dan berkualitas, menjadi garda terdepan pembangunan.

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, aktif menginisiasi program penanganan stunting. Inisiatif ini menyasar 40 distrik di wilayah setempat melalui pembinaan kader PKK yang tersebar di berbagai kampung. Fokus utama program adalah meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Jayawijaya.
Ketua TP-PKK Kabupaten Jayawijaya, dr Idawati Waromi, menjelaskan bahwa pihaknya telah membina sekitar 300 kader. Para kader ini memiliki tugas utama yang krusial dalam upaya penanganan stunting. Mereka ditempatkan di setiap kampung untuk memastikan jangkauan program yang lebih luas dan efektif.
Program ini menunjukkan komitmen TP-PKK Jayawijaya dalam mendukung pemerintah daerah. Penanganan stunting dianggap sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. PKK berperan sebagai agen perubahan sosial yang berfokus pada unit keluarga terkecil.
Peran Strategis Kader PKK dalam Penanganan Stunting
dr Idawati Waromi menegaskan bahwa masalah stunting memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk TP-PKK. Organisasi ini memiliki peran yang sama pentingnya dengan OPD teknis dalam upaya penanganan stunting. Keterlibatan PKK diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Jayawijaya.
Kader PKK dibekali kemampuan dan kepekaan untuk mengidentifikasi serta menangani kasus stunting. Mereka terlatih untuk menimbang balita, mengukur panjang balita, dan memberikan edukasi gizi. Pemberian makanan tambahan bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui juga menjadi bagian dari tugas rutin mereka.
Kehadiran kader di lapangan sangat membantu dalam pemenuhan gizi esensial bagi kelompok rentan. Hal ini sejalan dengan visi PKK untuk memberdayakan keluarga. Dengan demikian, kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga dapat ditingkatkan secara signifikan.
Membangun Keluarga Kuat, Fondasi Negara Maju
Penanganan stunting merupakan salah satu tugas pokok PKK dalam membina dan memberdayakan keluarga. Ini adalah upaya konkret untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh. PKK memandang keluarga sebagai unit terkecil pembangunan yang memiliki dampak besar.
dr Idawati Waromi menekankan bahwa negara yang kuat bermula dari keluarga yang kuat. Kekuatan keluarga mencakup aspek ekonomi, sosial, dan terutama kesehatan. Keluarga yang sehat akan mampu bekerja, bersekolah, dan berinteraksi sosial dengan baik.
Oleh karena itu, membantu penanganan stunting di 328 kampung dan empat kelurahan di Jayawijaya adalah prioritas. Ini adalah langkah fundamental untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan berkualitas. Komitmen ini mencerminkan peran PKK sebagai pilar pembangunan masyarakat.
Sumber: AntaraNews