Polisi Ungkap Hasil Olah TKP Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pelaku 20 Anggota KKB, Ada 13 Titik Tembakan - Merdeka
Pesawat Smart Air ditembak orang tak dikenal. Dua orang tewas yakni pilot co-pilot. Sedangkan belasan penumpang selamat.

Satgas Damai Cartenz telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Karowai, Papua, beberapa waktu lalu. Hadilnya diketahui, pelaku penembakan diduga 20 orang anggota Kelompok Kriminal bersenjata (KKB).
Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengatakan, laporan yang diterima para anggota KKB keluar dari penginapan yang berada di pinggir lapangan terbang dan langsung menembaki pesawat, yang membuat penumpang dan kru terpaksa keluar untuk menyelamatkan diri.
“Penembakan ke pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR itu terjadi saat pesawat hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu (11/2),” ungkap Brigjen Pol Faizal, seperti yang dikutip dari Antara, Sabtu (14/2).
20 Orang anggota KKB itu disinyalir berasal dari kelompok KKB Kanibal dan Semut Merah yang dipimpin oleh Elkius Kobak dari Yahukimo. Dalam olah TKP tersebut, terungkap bahwa di badan pesawat yang terkena tembakan terdapat 13 titik bekas tembakan, dan tim juga mencatat ada 23 penomoran.
Saksi mata melaporkan bahwa penembakan dimulai ketika pesawat Smart Air yang mendarat pada Rabu (11/2) sekitar pukul 10.30 WIT di Lapangan Terbang Koroway Batu hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai.
“KKB tiba-tiba muncul dan menembaki saat pilot pesawat Smart Air sedang menghidupkan mesin, sehingga penumpang dan kru pun segera turun dari pesawat untuk menyelamatkan diri,” jelas Brigjen Pol Faizal.
Sasar dan Tembak Kru Pesawat

Menurut Brigjen Pol Faizal, kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah mengejar dan menembaki dua kru pesawat, yang menyebabkan mereka tewas. Saat ini, jenazah kedua korban telah dimakamkan di kota asal mereka masing-masing. Para saksi yang ada di lokasi kejadian mengaku tidak mengenal para pelaku dan mencurigai bahwa mereka bukan warga setempat dari Korowai.
"Saat ini, Satgas Damai Cartenz sedang melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku," ungkapnya.