0
News
    Home Berita Featured Kampung Nelayan Prabowo Subianto Spesial Wahyu Sakti Trenggono

    Prabowo dan Menteri Trenggono Bahas Kampung Nelayan, Progres Capai 50% - SindoNews

    5 min read

     

    Prabowo dan Menteri Trenggono Bahas Kampung Nelayan, Progres Capai 50%


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Kamis, 12 Februari 2026 - 20:31 WIB

    Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, saat ini bakal terbangun 65 titik kampung nelayan. Foto/Dok

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto membahasprogres pembangunan kampung nelayan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dalamrapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, saat ini telah terbangun 65 titik kampung nelayan.

    Capaian tersebut setara dengan 50% dari tahap pertama pembangunan. “Ya progres sudah 50 persen dari tahap 1 dan mudah-mudahan bisa segera selesai di 65 titik,” ujar Trenggono kepada awak media.

    Baca Juga: Prabowo Minta Percepat Kampung Nelayan untuk Pengentasan Kemiskinan

    Sementara itu Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko menegaskan, program kampung nelayan menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam mengatasi kemiskinan .

    Menurut Budiman, Presiden Prabowo menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan sementara. Melainkan harus diperkuat melalui kelembagaan yang berkelanjutan seperti koperasi dan kampung nelayan.

    “Bapak Presiden menyampaikan bahwa pengentasan kemiskinan tidak mungkin terjadi, atau orang yang sudah terentaskan bisa saja jatuh miskin kembali kalau kelembagaan seperti koperasi dan kampung nelayan tidak diperkuat. Kami setuju dengan pendapat itu,” ujar Budiman.

    Baca Juga: Serap 17 Ribu Tenaga Kerja, Prabowo Minta Pembangunan Kampung Nelayan Dipercepat

    Budiman menambahkan, pihaknya telah menyampaikan sejumlah usulan untuk memperkuat produktivitas masyarakat di kampung nelayan. Termasuk penguatan finansial dan dorongan terhadap aktivitas ekonomi produktif.

    “Kuat secara finansial dan aktivitas produktif bisa didorong. Kemudian masyarakat dan anggota-anggota bisa merasakan hasilnya. Kami menyampaikan beberapa usulan dan berdiskusi dengan Bapak Presiden,” paparnya.

    (akr)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    10 Fakta Konflik AS...

    10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi

    Komentar
    Additional JS