Sah! Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu Gantikan Thomas Djiwandono - V8va
Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Juda dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.
Juda Agung mengisi posisi Wamenkeu yang ditinggalkan Thomas Djiwandono karena terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Adapun Presiden Prabowo memimpin Juda Agung membacakan sumpah jabatan.
"Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Prabowo diikuti Juda Agung.
Setelah dilantik, Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih memberikan selamat kepada pejabat yang dilantik.
Sebelumnya diberitakan, Thomas Djiwandono resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.
Thomas Djiwandono saat menjalani fit and proper tes calon Deputi Gubernur BI
- Tangkapan layar YouTube TV Parlemen
Usai disahkan, Thomas menegaskan dirinya telah melalui alur penetapan Deputi Gubernur BI sesuai yang ditetapkan.
"Kemarin saya sudah melalui fit and proper tes secara baik, saya melewati fit and proper itu melalui dan mengikuti segala peraturan dan perundangan yang sudah ada," kata Thomas kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.
Dalam kesempatan itu, Thomas juga menegaskan komitmennya untuk menjaga independensi bank sentral usai ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI.
"Di sini saya ingin sampaikan sekali lagi, komitmen saya untuk menjaga independensi bank sentral dan juga seperti saya katakan kemarin di proses fit and proper menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter," tegas dia.