Unit Penyimpanan Rahasia Epstein Masih Belum Digeledah - SindoNews
Unit Penyimpanan Rahasia Epstein Masih Belum Digeledah
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Selasa, 24 Februari 2026 - 18:15 WIB
Gambar ruangan di salah satu properti milik Jeffrey Epstein, yang dirilis Departemen Kehakiman AS. Foto/Global Look Press/Keystone Press Agency/Departemen Kehakiman
WASHINGTON - Pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein menyembunyikan berkas dan komputer di loker penyimpanan rahasia di seluruh Amerika Serikat (AS) yang hingga kini belum digeledah oleh pihak berwenang. Laporan itu menurut laporan The Telegraph.
Pada tahun 2008, Epstein mengaku bersalah atas tuduhan negara bagian AS terkait ajakan prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur berdasarkan perjanjian non-penuntutan, dan dijatuhi hukuman 18 bulan penjara.
Ia ditangkap lagi pada tahun 2019 atas tuduhan federal perdagangan manusia dan eksploitasi korban untuk prostitusi.
Epstein ditemukan tewas di sel penjara Manhattan saat menunggu persidangan pada tahun yang sama, yang kemudian dinyatakan sebagai bunuh diri. Kematiannya memicu spekulasi bahwa ia dibunuh untuk mencegah kesaksian yang melibatkan orang-orang berpengaruh yang terkait dengannya.
The Telegraph melaporkan pada hari Minggu, mengutip bukti kartu kredit, surat perintah penggeledahan, dan dokumen investigasi lainnya, bahwa Epstein menyewa setidaknya enam fasilitas penyimpanan di seluruh negeri.
Pelaku pedofilia itu dilaporkan mulai menggunakan fasilitas bernama Uncle Bob’s di dekat rumah mewahnya di Palm Beach, Florida sejak tahun 2003.
Menurut artikel tersebut, setidaknya dalam satu kesempatan, pemodal yang tercela itu menginstruksikan detektif swasta untuk memindahkan komputernya ke dalam loker penyimpanan setelah dilaporkan mendapat informasi tentang penggeledahan polisi di salah satu propertinya.
Epstein menggunakan jasa agen detektif swasta Riley Kiraly untuk memindahkan barang-barang dari propertinya, lapor The Telegraph.
Artikel itu mengutip email Agustus 2009 dari Bill Riley kepada Epstein, di mana petugas polisi yang beralih menjadi penyelidik swasta itu merujuk pada "komputer dan dokumen yang saya ambil dari rumah Jeff sebelum Surat Perintah Penggeledahan," yang kemudian "dikunci di tempat penyimpanan."
Menurut artikel tersebut, pada tahun 2010, Epstein menginstruksikan detektif swasta untuk menyewa loker penyimpanan lain di New York.
Pekan lalu, Reuters melaporkan penyelidikan kriminal di New Mexico yang ditutup pada tahun 2019 dibuka kembali setelah satu email yang baru dirilis menunjukkan mungkin ada sisa-sisa tubuh manusia yang terkubur di dekat bekas Zorro Ranch milik Epstein.
Baca juga: AS Berupaya Alihkan Tanggung Jawab Serangan ke Iran pada Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Unit Khusus Israel Menjarah Emas Senilai Rp414 Miliar