0
News
    Home Berita Featured Kalimantan Timur Spesial

    Viral Netizen Soroti Koleksi Jam Mewah Gubernur Kalimantan Timur - Viva

    5 min read

     

    Viral Netizen Soroti Koleksi Jam Mewah Gubernur Kalimantan Timur

    Jakarta, VIVA – Belakangan ini Gubernur Kalimatan Timur, Rudy Mas’ud  tengah ramai disorot publik. Namanya ramai jadi sorotan terkait dengan pengadaan mobil dinas yang mencapai Rp 8,5 miliar. Pengadaan mobil dinas tersebut menuai polemik di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dicanangkan pemerintah daerah.

    Di tengah polemik itu, perhatian publik kembali tertuju pada koleksi jam mewah milik Gubernur Kalimantan Timur tersebut. Akun X @MiskinTV_sempat membagikan dua buah foto Rudy Mas’ud mengenakan jam tangan mewah dalam sebuah acara.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    “Gubernur KALTIM nih. Yang kemaren heboh mobil dinasnya Rp8,5M. Jamnya dilaporin di LHKPN ga ni pak? Ntar pas dimintain klarifikasi jawabnya: "Itu jam KW" @KPK_RI tolong nih diperiksa,” demikian caption dalam unggahan akun itu.

    Dalam foto pertama yang dibagikan terlihat Rudy Mas’ud yang mengenakan baju dinas partai terlihat menggunakan jam tangan mewah asal Swiss, Audemars Piguet (AP) series Royal Oak Offshore. Jam tangan tersebut ditaksir senilai Rp 690 jutaan.

    Sementara dalam foto kedua terlihat Gubernur Kalimantan Timur itu menggunakan jam tangan keluaran Swiss, Richard Mille series RM-005 Rose Gold. Jam tangan tersebut ditaksir seharga Rp 2,5 miliar.

    Unggahan akun X tersebut ramai dikomentari pengguna media sosial. Tak sedikit dari mereka yang memberikan komentar bernada sarkas kepada Gubernur Kalimantan Timur itu.

    “Mungkin jam itu dipilih juga demi menjaga Marwah dirinya,” komentar netizen.

    “Jam mahal gitu fungsi selain liat waktu biasa apa lagi sih? Kayaknya jam 50/100 udah cukup,” kata lainnya.

    “Marwah Man,” sindir netizen.

    Klarifikasi Gubernur Kalimantan Timur Terkait Pengadaan Mobil Dinas

    Sebelumnya, Rudy Mas’ud angkat bicara terkait polemic anggaran Rp 8,5 miliar  untuk membeli mobil dinas. Dijelasaknnya bahwa hingga kini dia belum mendapatkan mobil dinas tersebut.

    ”Berkaitan dengan mobil sampai saat ini Pemprov Kaltim belum menyediakan mobil untuk di Kalimantan Timur. Jadi tidak ada mobilnya, yang ada hari ini adalah mobil pribadi yang digunakan. Mobil Pemprov Kaltim baru tersedia di Jakarta. Di Jakarta kenapa? Pertama untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menunjang kegiatan-kegiatan kepala daerah,” kata dia dikutip dari unggahan akun Instagram Lambe Turah, Rabu 25 Februari 2026.

    Rudy menjelaskan mobil dinas tersebut nantinya akan dipergunakan untuk menunjang kegiatan kepala daerah di level nasional. Rudy menegaskan, posisi Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat kepala daerah Kaltim sering menerima tamu. Maka dari itu, menurutnya mobil dinas tidak boleh ala kadrnya mengingat mobil dinas merepresentasikan marwah dari suatu daerah.

    ”Kalimantan Timur adalah ibukota nusantara, Kalimantan Timur adalah miniatur daripada Indonesia. Tamu daripada Kalimantan Timur itu bukan hanya kepala daerah se Indonesia tetapi juga dari global. Masa iya kepala daerahnya pakai mobilnya ala kadarnya. Jaga dong marwahnya Kaltim, ini marwahnya Kaltim, marwahnya masyarakat Kalimantan Timur,” kata dia.

    Sementara itu terkait dengan anggaran mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar, Rudy menegaskan bahwa pengadaan mobil dinas telah sesuai dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2006. Permendagri tersebut mengatur tentang jumlah cc kendaraan untuk kepala daerah.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    ”Sesuai permendagri nomor 7 tahun 2006 bahwa pengadaan mobil untuk kepala daerah adalah 3.000 cc, untuk Jeep 4.200 cc. Mobil yang kami adakan adalah 3.000 cc. Persoalan harga, ada rupa ada harga, ada mutu ada kualitas ada harganya. Kami tidak ngikutin berapa harganya kami hanya pesan mobilnya saja sesuai Permendagri,” kata dia.

     


    Komentar
    Additional JS