0
News
    Home Aceh Berita Featured Lintas Peristiwa Meugang Spesial Sumatera Tradisi

    Warga Terdampak Bencana di Aceh Dipastikan Dapat Bantuan Sapi Meugang, Satu Desa Terima Rp 50 Juta - Tribunnews

    5 min read

     

    Warga Terdampak Bencana di Aceh Dipastikan Dapat Bantuan Sapi Meugang, Satu Desa Terima Rp 50 Juta

    Bantuan tersebut bakal dialokasikan dalam bentuk anggaran sebesar Rp50 juta untuk setiap desa terdampak yang telah ditetapkan sebagai wilayah bencana.


    Ringkasan Berita:
    • Pemerintah pusat menyalurkan bantuan sapi meugang bagi warga terdampak bencana di Aceh menjelang Ramadan, dengan anggaran Rp50 juta per desa yang ditetapkan sebagai wilayah bencana.
    • Dari 3.003 desa terdampak, sebanyak 1.455 desa telah resmi ditetapkan dan berhak menerima bantuan yang ditransfer langsung ke kabupaten/kota.
    • Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pusat, sembari menunggu verifikasi BNPB terkait kerusakan rumah warga di sejumlah daerah terdampak.

     

    Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rianza Alfandi | Banda Aceh

    SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemerintah pusat memastikan warga terdampak bencana di Aceh akan menerima bantuan sapi meugang menjelang masuknya bulan suci Ramadhan. 

    Bantuan tersebut bakal dialokasikan dalam bentuk anggaran sebesar Rp50 juta untuk setiap desa terdampak yang telah ditetapkan sebagai wilayah bencana.

    Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah alias Dek Fadh, mengatakan, bantuan sapi meugang tersebut merupakan hasil usulan Pemerintah Aceh yang telah disetujui langsung oleh Presiden Republik Indonesia. 

    “Kita mendapatkan kabar tadi pagi dari pak Kasatgas tentang daging meugang yang pernah pemerintah usulkan kepada pemerintah pusat agar diberikan daging meugang atau sapi meugang kepada daerah-daerah terdampak. Responnya Pak Presiden dari minggu lalu sudah setuju memberikan sapi meugang kepada daerah-daerah terdampak,” ujar Fadhlullah, Senin (9/2/2026).

    Menurut Fadhlullah, berdasarkan data terakhir, jumlah desa terdampak bencana di Aceh mencapai 3.003 desa yang tersebar di 203 kecamatan. Namun, desa yang telah ditetapkan secara resmi sebagai wilayah bencana sebanyak 1.455 desa.

    “Nah itulah (desa) yang akan mendapatkan sapi meugang sebelum bulan puasa ini,” ujarnya. 

    Baca juga: Tolak Jadi Tersangka, Pembunuhan Anak Politisi PKS Gugat Kapolres dan Kasatreskrim Cilegon

    Fadhlullah juga menjelaskan, bahwa bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang dengan patokan harga sapi tertinggi yakni senilai Rp50 juta per desa. Dana tersebut akan langsung ditransfer ke pemerintah kabupaten/kota tanpa melalui pemerintah provinsi.

    Oleh karena itu, dari total uang Rp 50 juta tersebut pemerintah di daerah nantinya bisa membeli beberapa ekor sapi, tergantung harganya. Sebab, rata-rata harga sapi di Aceh tidak mencapai Rp 50 juta per ekor. 

    “Patokan pusat memberikan harga sapi tertinggi (Rp 50 juta). Tapi oleh kepala daerah nanti dalam penyalurannya mereka bisa menyalurkan per desa satu sapi (atau bisa beda lagi), tekniknya di kepala daerah semuanya,” jelasnya. 

    Fadhlullah menegaskan, Pemerintah Aceh saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan mekanisme penyaluran bantuan sapi meugang berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.

    “Yang intinya sekarang sapi sudah ada dulu, masalah penyaluran saya rasa mudah. Kalau kemarin kita masih berusaha untuk dapat sapi, sekarang ada sapi susah kita seluruhkan,” ungkapnya.

    Selain bantuan sapi meugang, Fadhlullah juga menyampaikan, menjelang masuknya bulan Ramadhan ini Pemerintah Aceh masih menunggu proses verifikasi data kerusakan rumah warga terdampak bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Menurutnya, dari laporan diterima hingga saat ini masih ada daerah-daerah terdampak yang menghadapi kendala, seperti aliran listrik yang belum menyala di sebagian Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah. 


    Komentar
    Additional JS