12 Sistem Radar AS dan Sekutunya Senilai Rp50 Triliun Dihancurkan Iran - SindoNews
12 Sistem Radar AS dan Sekutunya Senilai Rp50 Triliun Dihancurkan Iran
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:20 WIB
Sebanyak 12 sistem radar AS dan sekutunya senilai Rp50 triliun dihancurkan Iran. Foto/X/@washington_EY
TEHERAN - Iran menghantam 12 terminal radar dan SATCOM AS dan sekutunya sejak awal perang. Itu terungkap dalam data yang dikumpulkan oleh Anadolu.
Sistem radar terbaru Bandara Internasional Kuwait termasuk di antara yang menjadi sasaran, karena tiga "drone musuh" merusaknya pada hari Minggu, menurut pihak berwenang Kuwait. Besarnya kerusakan masih belum diketahui.
Sehari sebelumnya, sebuah drone Iran menyerang sistem radar Saab Giraffe 1X AS di kompleks Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak. Radar tersebut menyediakan kemampuan Counter Rocket, Artillery, and Mortar (C-RAM) dan Counter Unmanned Aerial System (C-UAS) dalam radius 75 kilometer dan diperkirakan bernilai USD2 juta.
Meskipun tingkat kerusakannya belum jelas, citra satelit yang dianalisis oleh beberapa media mengkonfirmasi bahwa empat radar AN/TPY-2 telah terkena serangan di Al Sader dan Al Ruwais di Uni Emirat Arab, Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, dan Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi. Komponen radar AN/TPY-2 yang termasuk dalam sistem pertahanan rudal THAAD diperkirakan bernilai $2 miliar.
Radar peringatan dini AN/FPS-132 AS di Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar, yang bernilai $1,1 miliar, terkena rudal Iran ketika serangan balasan dimulai pada 28 Februari. Otoritas Qatar mengkonfirmasi bahwa radar tersebut rusak.
Iran juga menyerang markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Manama, Bahrain, menghancurkan dua terminal komunikasi satelit dan beberapa bangunan besar.
Laporan intelijen sumber terbuka telah mengidentifikasi terminal komunikasi yang menjadi sasaran sebagai AN/GSC-52B, dengan perkiraan biaya $20 juta, termasuk biaya penyebaran dan pemasangan.
Selain terminal yang hilang di Bahrain, citra satelit yang dianalisis oleh The New York Times dari Camp Arifjan di Kuwait menunjukkan tiga radome yang hancur, menambah kerugian sekitar USD30 juta.
Secara total, 12 sistem radar atau terminal SATCOM, dengan nilai sekitar USD3,152 miliar atau Rp50 triliun, telah terkena serangan Iran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel