Bus PO Haryanto Kecelakaan di Tol Batang, Tabrak 5 Mobil, Haji Haryanto Kudus: Bukan Milik Kami - Tribunnews
Bus PO Haryanto Kecelakaan di Tol Batang, Tabrak 5 Mobil, Haji Haryanto Kudus: Bukan Milik Kami
Haji Haryanto pemilik PO Haryanto memastikan bus yang terlibat kecelakaan di Tol Batang-Pemalang pada Minggu (15/3/2026) bukan miliknya.
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Haji Haryanto pemilik PO Haryanto memastikan bus yang terlibat kecelakaan di Tol Batang-Pemalang pada Minggu (15/3/2026) bukan miliknya.
“Sebenarnya kecelakaan itu bukan bus Haryanto milik kami, bukan,” kata Haji Haryanto saat ditemui Tribunjateng.com di garasi PO Haryanto Desa Ngembalkulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (17/3/2026).
Haryanto memastikan, bus miliknya yang pusatnya di Kudus memiliki ciri-ciri logo Menara Kudus dan gambar wayang di bodi bus.
Selain itu bus Haryanto pelat nomor B atau K. Sedangkan yang terlibat kecelakaan berpelat nomor S.
Baca juga: PO Haryanto Melayani 2.500 Pemudik Setiap Hari, Terbanyak Tujuan Jatim
• Kecelakaan Beruntun Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil di Tol Batang, Berikut Kronologinya
“Kalau Haryanto kami ada logonya Menara dan ada gambar wayang. Itu (yang kecelakaan) bus Haryanto Jawa Timur."
"Pelatnya S, bukan milik kami,” tandas Haji Haryanto.
Haryanto mengatakan, secara pribadi sudah mengklarifikasi kepada pemilik bus tersebut.
Berhubung ada kesamaan nama, Haji Haryanto meminta kepadanya untuk berhati-hati.
Karena kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, PO Haryanto yang ada di Kudus bisa juga terkena dampaknya.
“Sudah kami klarifikasi. Saya bilang karena namanya hampir sama, saya suruh untuk hati-hati."
"Nanti dampaknya dikira saya yang punya. Sudah saya sampaikan semua."
"Hari ini penyelesaian di Polres Batang,” kata Haji Haryanto.
Pemilik bus yang terlibat kecelakaan dan menambrak lima mobil tersebut, kata Haji Haryanto, tidak ada hubungan dengannya.
Namun dia menyampaikan bahwa pemilik bus tersebut merupakan agen penjualan tiket PO Haryanto di Madiun, Jawa Timur.
“Dia (pemilik PO Haryanto yang kecelakaan) agen saya. Dia punya bus. Agen saya bagian penjualan tiket di Madiun,” katanya.
