Butuh 2 Jam Keluarkan Jenazah Pasca Kecelakaan di Tol Brebes, Sopir Bus Terjepit - Tribunnews
Butuh 2 Jam Keluarkan Jenazah Pasca Kecelakaan di Tol Brebes, Sopir Bus Terjepit
Sopir bus Zentrum warga Magelang ini meninggal seusai terjepit bodi bus yang terguling di area persawahan dekat ruas Tol Brebes.
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Petugas gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah Satiman, sopir bus Zentrum yang mengalami kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang, KM 259A, Kabupaten Brebes pada Rabu (18/3/2026) sekira pukul 01.30.
Korban warga Magelang tersebut meninggal seusai terjepit bodi bus yang terguling di area persawahan dekat ruas tol.
Pantauan Tribunjateng.com, proses evakuasi jenazah sopir berlangsung sejak sekira pukul 23.30 dan berakhir pada Rabu (18/3/2026) pukul 01.30.
Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhakti Asih Brebes menggunakan mobil jenazah milik PMI Brebes.
Baca juga: Detik-detik Bus Zentrum Kecelakaan di Tol Brebes, Terguling usai Tabrak Pikap
• BREAKING NEWS, Korban Terjepit Bodi Bus Zentrum Meninggal, Kecelakaan di Tol Brebes
Sebelumnya, petugas gabungan harus berjibaku mengevakuasi jenazah korban yang terjepit bodi depan bus menggunakan mesin potong beberapa alat berat lainnya.
Petugas juga terkendala pada tangan korban yang tertindih bodi bus.
Sementara jumlah korban luka-luka dalam kecelakaan itu mencapai sekira sekira 24 orang telah dievakuasi ke RS Bhakti Asih dan 11 korban di RSUD Brebes.
Terjun ke Sawah
Diberitakan sebelumnya, bus yang mengalami kecelakaan adalah PO Zentrum dengan nomor polisi K 7603 OF.
Bus terjun ke area persawahan dari ketinggian sekira 15 meter selepas menabrak mobil pikap.
"Setelah kami menerima laporan kecelakaan di KM 259 ini, jalur A menuju Semarang, kami fokus evakuasi korban dan mengamankan jalur," jelas Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah.
Kapolres menyebut, pihaknya bersama petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban yang terjepit badan bus setelah dua jam lamanya.
"Alhamdulillah, kami berhasil menyelamatkan satu jenazah yang terjepit. Mudah-mudahan nanti kami sudah bisa memperoleh keterangan yang lengkap dari para saksi maupun korban luka-luka," ungkapnya.
Saat ini, pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait kronologi kejadian kecelakaan tersebut.
Meski begitu, pihaknya menyebut, bus sebelumnya terlibat kecelakaan sebuah mobil pikap hingga ahirnya terjun ke area persawahan.
"Tetapi kami masih memastikan apa yang menjadi penyebab kecelakaan."
"Kami akan mempelajari terlebih dahulu setelah evakuasi seluruh korban."
"Informasi awal ada 24 penumpang, tetapi kami akan data lagi ," terangnya. (*)