0
News
    Home Berita China Featured Spesial

    China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun - SindoNews

    4 min read

     

    China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Jum'at, 13 Maret 2026 - 22:26 WIB

    China telah menjadi mitra dagang utama dan strategis bagi Indonesia. Hal ini bukan tanpa alasan, lantaran nilai ekspor Indonesia ke China setara lebih dari Rp1.135 triliun. Foto/Dok

    JAKARTA - China telah menjadi mitra dagang utama dan strategis bagi Indonesia. Hubungan mesra kedua negara bukan tanpa alasan, lantaran nilai ekspor Indonesia ke China mencapai angka yang fantastis.

    Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Fajarini Puntodewi mengatakan, nilai ekspor nasional ke negara tersebut mencapai USD67 miliar atau setara lebih dari Rp1.135 triliun sepanjang 2025.

    "Pada tahun 2025 ekspor Indonesia ke Tiongkok mencapai USD67 miliar dengan lebih dari 90 persen berasal dari ekspor non-migas. Dalam 5 tahun terakhir, 2021 hingga tahun 2025, trend ekspor ke Tiongkok tumbuh positif sebesar 4 persen," sebutnya, Jumat (13/3/2026).

    Ia menambahkan, pada 2025 ekspor Indonesia ke China meningkat 16,4% dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan masih besarnya potensi pasar di negara tersebut bagi produk nasional, meski neraca perdagangan Indonesia dengan China masih mengalami defisit cukup besar.

    "Jadi defisit kita itu dengan China itu sebesar USD20 miliar. Nah, disamping defisit tersebut, kalau kita lihat ekspor kita itu tahun lalu naik, meningkat sampai 16 persen lebih. Dan secara trend 5 tahun itu juga selalu positif. Artinya ini merupakan peluang yang harus kita dorong ke sana," katanya.

    Menurut dia, besarnya pasar China harus dimanfaatkan lebih optimal karena didukung populasi sekitar 1,4 miliar jiwa serta kekuatan ekonomi yang menempati posisi kedua terbesar di dunia setelah United States.

    Ia juga menilai daya beli masyarakat China masih sangat kuat, tercermin dari besarnya purchasing power parity yang bahkan disebut lebih tinggi dibanding Amerika Serikat.

    Karena itu, Kemendag menargetkan pertumbuhan ekspor Indonesia ke China dapat ditingkatkan hingga 20% melalui penguatan penetrasi pasar dan diversifikasi produk ekspor. "Jadi, mari kita bersama-sama mentargetkan ekspor kita ke China, itu kalau bisa naiklah sampai 20 persen ya. Ini kan usaha bersama supaya kita bisa meningkatkan ekspor kita ke China," sebut Fajarini.

    (akr)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    APBN Pernah Jebol Nyaris...

    APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia

    Komentar
    Additional JS