Rusia hingga Cina mulai turun tangan meminta Iran dan Amerika Serikat gencatan senjataIran mengatakan sejumlah negara termasuk Rusia, Cina, hingga Prancis telah menghubungi Teheran untuk meminta gencatan senjata.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi. Meski demikian, Gharibabadi juga mengingatkan bahwa Iran memiliki syarat untuk gencatan senjata.

"Syarat pertama kami untuk gencatan senjata adalah agresi tidak boleh diulangi,” kata Gharibabadi pada Senin (9/3) dikutip dari Anadolu.

Dikutip dari Reuters, Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi meminta gencatan senjata di kawasan Teluk. Ia juga mendesak keamanan negara-negara di Teluk dihormati.

Permintaan ini disampaikan Wang saat dirinya berbicara lewat telepon dengan Menteri Luar Negeri Kuwait Jarrah Jaber Al-Ahmad Al-Sabah pada Senin (9/3).

Wang juga telah berbicara dengan Menlu Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani. Dia mengatakan, Cina akan memainkan peran konstruktif dalam menjaga perdamaian di kawasan tersebut.

Sedangkan Presiden Rusia Vladimir Putin telah menelepon Presiden AS Donald Trump pada Senin (9/3). Dalam pembicaraan, Putin mengajukan proposal untuk menyelesaikan konflik Iran.

Ajudan Kebijakan Luar Negeri Kremlin, Yuri Ushakov mengatakan Putin dan Trump juga membicarakan konflik di Ukraina. Ia menjelaskan, diskusi kedua pemimpin berlangsung sangat substansial.

"Kontak telah dilakukan dengan para pemimpin negara-negara Teluk, presiden Iran, dan para pemimpin negara-negara lain," kata Ushakov.