0
News
    Home Ayatollah Khamenei Berita Dunia Internasional Featured Garda Revolusi Iran Konflik Timur Tengah Mojtaba Khamenei Spesial

    Garda Revolusi Iran Tegaskan Dukung Pemerintahan Mojtaba Khamenei Usai Gantikan Ayatollah Khamenei - Merdeka

    3 min read

     

    Garda Revolusi Iran Tegaskan Dukung Pemerintahan Mojtaba Khamenei Usai Gantikan Ayatollah Khamenei

    Majelis Ahli Iran sebelumnya menunjuk Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam.

    Garda Revolusi Iran Tegaskan Dukung Pemerintahan Mojtaba Khamenei Usai Gantikan Ayatollah Khamenei

    Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan dukungannya terhadap pemilihan Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin baru Iran oleh Majelis Ahli.

    Dalam pernyataannya segera setelah pemilihan Pemimpin baru, sebagaimana dilansir dari Tasnim Nes Agency, IRGC mengatakan bahwa mereka sepenuhnya siap untuk mematuhi perintah Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei dan melindungi nilai-nilai Revolusi Islam.

    IRGC menyatakan bahwa terpilihnya Pemimpin baru merupakan kebangkitan baru sekaligus awal dari fase baru dalam Revolusi Islam dan Republik Islam.

    IRGC juga menyebut bahwa pemilihan Pemimpin baru tersebut akan membuat duka atas wafatnya Pemimpin sebelumnya, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, menjadi lebih dapat diterima oleh rakyat Iran.

    Penunjukan Mojtaba Khamenei

    Majelis Ahli Iran sebelumnya menunjuk Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam.

    Setelah gugurnya Ayatollah Seyed Ali Khamenei, yang telah memimpin Iran selama 37 tahun sejak wafatnya Imam Khomeini pada tahun 1989, Majelis Ahli memilih Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin ketiga Revolusi Islam.

    Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Minggu (8/3) malam waktu setempat, Majelis tersebut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Imam Khamenei dan sejumlah lainnya dalam serangan Amerika SerikatIsrael pada 28 Februari, serta mengecam agresi brutal Amerika Serikat–Israel terhadap Iran.

    Pernyataan itu menyebutkan bahwa segera setelah gugurnya Imam Khamenei, dan meskipun berada dalam kondisi perang serta menghadapi ancaman langsung dari pihak musuh, Majelis Ahli tidak menunda untuk menjalankan tugas konstitusionalnya dan segera memulai proses pemilihan serta pengenalan Pemimpin baru.

    Disebutkan bahwa setelah peninjauan yang cermat dan menyeluruh, serta berdasarkan kewajiban religiusnya, Majelis dalam rapatnya pada hari Minggu memilih dan menetapkan Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin ketiga Revolusi Islam dengan dukungan suara mayoritas anggota.

    Majelis Ahli bertugas memilih dan mengawasi aktivitas Pemimpin Revolusi Islam.

    Anggota majelis tersebut dipilih secara langsung oleh rakyat untuk masa jabatan delapan tahun.

    


    Komentar
    Additional JS