0
News
    Home Berita Featured Kapolri Lebaran Mudik Spesial

    Gugur Saat Amankan Arus Mudik 2026: Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Brigadir Fajar Permana - Wjtoday

    3 min read

     

    Gugur Saat Amankan Arus Mudik 2026: Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Brigadir Fajar Permana

    Wjtoday, JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan penghormatan tertinggi berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) anumerta kepada Brigadir Fajar Permana, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang gugur usai bertugas mengamankan arus mudik Lebaran 2026.

    Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi almarhum yang tetap teguh memberikan pelayanan di titik-titik krusial arus mudik hingga mengorbankan kesehatannya.

    "Untuk menghargai jasa-jasa almarhum, kami minta untuk dinaikkan pangkat KPLB anumerta," tegas Kapolri di Jakarta, Senin (23/3/2026), sembari menyampaikan belasungkawa mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

    Berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, Brigadir Fajar diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa (exhaustion) serta gangguan pernapasan.

    Kondisi tersebut terjadi setelah almarhum menjalankan tugas secara maraton di lapangan tanpa kenal lelah demi memastikan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat.

    Sosok Bhayangkara muda ini dikenal memiliki dedikasi tinggi selama Operasi Ketupat 2026, di mana ia rela bersiaga di pos-pos pelayanan masyarakat dalam tensi operasional yang sangat tinggi hingga kondisi fisiknya menurun drastis.

    Menyikapi tragedi ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri segera menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk melakukan langkah preventif yang lebih proaktif.

    Tim medis kepolisian kini diperintahkan untuk menyisir dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan guna memantau kondisi personel yang masih bertugas mengawal arus balik.

    Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang kembali, mengingat beban kerja personel di lapangan masih sangat tinggi hingga berakhirnya masa Operasi Ketupat mendatang.

    Pihak Polda Metro Jaya juga memastikan bahwa seluruh hak-hak almarhum akan dipenuhi, termasuk pemberian santunan bagi keluarga yang ditinggalkan sebagai bentuk tanggung jawab institusi.

    Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pimpinan Polri untuk terus mengevaluasi keseimbangan antara tugas operasional dan kesehatan anggota di lapangan.

    Di sisi lain, masyarakat luas diajak untuk turut mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, sebagai pahlawan pelayanan publik yang gugur dalam menjalankan amanah negara di tengah kemeriahan hari kemenangan.***


    Komentar
    Additional JS