Hizbullah Tembak Roket, Israel Balas Besar-Besaran, Lebanon Kembali Terseret ke Pusaran Perang - Radar Banyuwangi
Hizbullah Tembak Roket, Israel Balas Besar-Besaran, Lebanon Kembali Terseret ke Pusaran Perang
RADARBANYUWANGI.ID - Korban jiwa akibat serangan Israel di Lebanon terus bertambah sejak konflik kembali meletus pada awal Maret 2026.
Pusat Krisis Pemerintah Lebanon mengonfirmasi bahwa total korban tewas telah mencapai 570 orang, sementara 1.444 warga sipil lainnya mengalami luka-luka hanya dalam kurun waktu sekitar delapan hari.
"Jumlah total korban agresi Israel sejak 2 Maret telah mencapai 570 orang, dengan 1.444 orang luka-luka," demikian pernyataan pusat krisis Pemerintah Lebanon, Selasa (10/3/2026), dikutip Antara.
Konflik terbaru ini bermula ketika Hizbullah menembakkan roket ke arah Israel pada awal Maret sebagai respons atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan AS-Israel.
Kelompok Syiah Lebanon itu secara terbuka mengaku bertanggung jawab atas serangan roket tersebut.
Israel kemudian membalas dengan melancarkan serangan besar-besaran ke sejumlah wilayah di Lebanon, termasuk area padat penduduk di Beirut dan daerah-daerah lain di seluruh negeri.
Serangan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, tetapi juga memicu gelombang pengungsian massal yang belum pernah terjadi dalam skala ini sejak perang Lebanon terakhir.
Ratusan ribu warga Lebanon kini dilaporkan telah meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di daerah-daerah yang dinilai lebih aman.
Eksodus sipil ini semakin memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah tertekan akibat situasi ekonomi Lebanon yang rapuh.
Situasi di Lebanon semakin rumit karena terjadi bersamaan dengan konflik bersenjata antara AS-Israel dan Iran yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.
Para pengamat internasional khawatir bahwa Lebanon, yang baru saja mulai pulih dari berbagai krisis, kembali terseret ke dalam pusaran konflik regional yang semakin sulit dikendalikan.