Iran Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Israel, Sektor Energi Teluk Terguncang, Harga Minyak Tembus USD110 - SindoNews
Iran Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Israel, Sektor Energi Teluk Terguncang, Harga Minyak Tembus USD110
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kamis, 19 Maret 2026 - 07:08 WIB
Fasilitas gas di Ras Laffan, Qatar, terbakar setelah terjadi serangan. Foto/x
TEHERAN - Iran telah mengintensifkan serangannya terhadap Israel, menembakkan rudal ke arah Tel Aviv dan Bandara Ben Gurion. Serangan ini merupakan respons atas pembunuhan Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib, pejabat keamanan tinggi Ali Larijani, dan Brigadir Jenderal Gholamreza Soleimani, komandan pasukan paramiliter Basij.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengkritik anggota NATO dan negara-negara mitra karena tidak bergabung dalam perang melawan Iran setelah sejumlah sekutu menolak mengindahkan seruannya untuk mengirim kapal perang guna mengamankan Selat Hormuz.
Ia menuduh mereka tidak melakukan apa pun untuk AS "di saat dibutuhkan" meskipun menikmati bantuan dan perlindungan militer Amerika.
Sementara itu, harga minyak global diperdagangkan di atas USD110 per barel, lebih dari 40% lebih tinggi daripada sebelum perang Iran dimulai, yang memicu kekhawatiran akan krisis energi yang lebih dalam.
Berikut perkembangan terkini: Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, bersumpah akan membalas pembunuhan Larijani dan pejabat tinggi lainnya.
Empat orang terluka di Arab Saudi setelah delapan rudal Iran dicegat di dekat Riyadh, menurut pejabat Saudi pada hari Rabu.
Qatar mengusir diplomat Iran setelah mengutuk serangan terhadap fasilitas produksi LNG terbesar di dunia di Ras Laffan.
Baca juga: IRGC Peringatkan Pegawai Industri-industri Terkait AS di Timur Tengah Segera Mengungsi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Hizbullah Tembakkan 340 Rudal ke Pangkalan Angkatan Laut Israel