Iran Peringatkan Eropa Agar Tak Ikut Campur Konflik dengan AS-Israel, Bakal Jadi Target jika Nekat - Kompas TV
Iran Peringatkan Eropa Agar Tak Ikut Campur Konflik dengan AS-Israel, Bakal Jadi Target jika Nekat
Kompas.tv - 7 Maret 2026, 10:04 WIB
TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran mengancam negara Eropa untuk tak ikut campur dalam konflik mereka dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Bahkan Iran akan menjadikan mereka target yang sah jika bergabung dengan AS-Israel untuk melawan negara tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Trump Ngotot Tidak Akan Ada Kesepakatan dengan Iran jika Tak Menyerah Tanpa Syarat
“Kami telah menginformasikan bahwa Eropa dan setiap orang lainnya bahwa mereka harus hati-hati untuk tak terlibat dalam perang agresi terhadap Iran,” tuturnya dilansir dari TRT World.
Ia menambahkan setiap negara yang bergabung dalam kampanye militer melawan Iran akan menghadapi perlawanan.
“Jika ada negara bergabung dengan Amerika dan Israel dalam agresi melawan Iran, mereka akan menjadi target terlegitimasi untuk perlawanan Iran,” ucapnya.
Pernyataannya itu muncul setelah negara Eropa meningkatkan pengerahan militernya di Timur Tengah.
Prancis mengumumkan telah mengerahkan helikopter amfibi Tonnerre ke wilayah Mediterania.
Baca Juga: Rusia Diduga Bantu Iran dengan Informasi untuk Serang Militer AS di Timur Tengah
Sedangkan Inggris meningkatkan kehadiran militernya di wilayah Teluk.
Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer telah mengadakan pembicaraan dengan Raja Bahrain King Hamad bin Isa Al-Khalifa, Kamis (5/3/2026).
Ia menawarkan mengerahkan jet ke Bahrain untuk memberikan perlindungan udara.
Sumber : TRT World