Isu Kenaikan Harga dan Pembatasan BBM, Kementerian ESDM: Mohon Bersabar - Republika
5 min read
Isu Kenaikan Harga dan Pembatasan BBM, Kementerian ESDM: Mohon Bersabar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian ESDM angkat bicara terkait isu kenaikan harga BBM nonsubsidi dan pembatasan BBM subsidi. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian ESDM Yudhiawan Wibisono menegaskan belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait hal ini.
"Sampai hari ini dimohon bersabar belum ada keputusan resmi dari pemerintah. Jadi berita yang ini, itu, tuh masih belum jelas," ujar Yudhiawan saat Penutupan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026 di Kantor BPH Migas, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Yudhiawan meminta masyarakat untuk bersabar menunggu keputusan resmi dari pemerintah. Dengan belum adanya keputusan pemerintah, Yudhiawan mengatakan kebijakan kenaikan harga BBM nonsubsidi maupun pembatasan BBM subsidi belum bisa diterapkan.
"Jadi kalau saya lihat selama belum ada keputusan dari pemerintah berarti belum jalan ya. Mohon sabar dulu," kata Yudhiawan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pernyataan pemerintah berkenaan dengan apa yang berkembang di masyarakat tentang adanya isu rencana penyesuaian atau kenaikan harga bahan bakar minyak. Prasetyo mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Kementerian ESDM dan Pertamina serta atas petunjuk dari Bapak Presiden.
"Oleh karena itulah Pertamina menyatakan Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi," ucap Prasetyo
Prasetyo mengatakan Prabowo selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Prasetyo berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat
"Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian," kata Prasetyo.
Halaman 2 / 2
BPH Migas: tak Ada Panic Buying
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menegaskan transaksi pembelian BBM masih berlangsung normal. Wahyudi mengatakan pernyataan tersebut menepis fenomena panic buying imbas dari isu kenaikan harga BBM nonsubsidi maupun pembatasan BBM subsidi.
"Hingga saat ini pembelian BBM normal, baik itu yang subsidi dan kompensasi negara, termasuk untuk jenis bahan bakar umum lainnya," ujar Wahyudi saat penutupan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026 di Kantor BPH Migas, Jakarta, Selasa.
Wahyudi mengatakan keputusan terkait penyesuaian harga BBM nonsubsidi maupun penyesuaian kuota BBM subsidi akan disampaikan langsung oleh pemerintah. Sejauh ini, lanjut Wahyu, tidak ada penyesuaian maupun pembatasan apa pun mengenai BBM.
"Jadi sabar saja karena semua akan diukur dan ditetapkan oleh pemerintah, kuncinya ada di sana," kata Wahyudi.
00:00
00:00
01:16